Tak terasa kita sudah memasuki hari-hari awal di tahun yang baru. Tanggal 3 Januari 2026 yang jatuh pada hari Sabtu ini ternyata menyimpan sejumlah momen bersejarah, baik di tingkat nasional maupun internasional.
Giok4D hadirkan ulasan eksklusif hanya untuk Anda.
Bagi masyarakat Indonesia, tanggal ini menjadi momen krusial bagi dunia birokrasi keagamaan dan pelestarian budaya pencak silat. Sementara di belahan dunia lain, tanggal ini dirayakan dengan cara yang unik untuk memulihkan energi pasca-liburan.
Penasaran ada peringatan apa saja? Berikut ulasan lengkap mengenai sejarah dan makna peringatan yang jatuh pada 3 Januari.
Peringatan pertama yang paling menonjol di Indonesia adalah Hari Amal Bhakti (HAB) Kementerian Agama Republik Indonesia. Pada tahun 2026 ini, Kemenag merayakan hari jadinya yang ke-80.
Hari Amal Bhakti diperingati setiap tanggal 3 Januari merujuk pada penetapan resmi berdirinya Kementerian Agama. Sejarah mencatat, gagasan ini bermula dari usulan Mr. Muhammad Yamin dalam sidang BPUPKI pada 11 Juli 1945, yang menyarankan perlunya kementerian khusus untuk urusan agama.
Meskipun sempat ditolak pada awal kemerdekaan karena dinamika politik terkait Piagam Jakarta, usulan ini kembali menguat dalam Sidang Pleno Komite Nasional Indonesia Pusat (KNIP) pada November 1945. Atas usulan perwakilan KNI Banyumas dan dukungan Partai Masyumi, pembentukan ini akhirnya disetujui agar urusan agama tidak lagi di bawah Kementerian Pendidikan.
Secara resmi, Kementerian Agama berdiri melalui Penetapan Pemerintah Nomor 1/S.D. tertanggal 3 Januari 1946.
Tema HAB ke-80 Berdasarkan Surat Edaran Nomor 39 Tahun 2025, peringatan Hari Amal Bhakti ke-80 Kemenag RI tahun 2026 mengusung tema atau tagline: “Umat Rukun dan Sinergi, Indonesia Damai dan Maju”.
Selain Kemenag, tanggal 3 Januari juga menjadi hari bersejarah bagi warga Nahdliyin, khususnya para pendekar. Melansir laman NU Online, tanggal ini diperingati sebagai Hari Lahir Pencak Silat Nahdlatul Ulama (PSNU) Pagar Nusa. Tahun 2026 ini menandai usia Pagar Nusa yang ke-40 tahun.
Sejarah Pendirian Pagar Nusa didirikan pada tanggal 3 Januari 1986 (bertepatan dengan 22 Rabiul Akhir 1406 H) di Pondok Pesantren Lirboyo, Kediri, Jawa Timur. Organisasi ini lahir dari kegelisahan para kiai dan aktivis silat yang merasa seni bela diri pencak silat mulai surut di lingkungan pesantren.
Proses pendiriannya diawali dari pertemuan di Tebuireng pada 1985, hingga akhirnya disepakati nama dan kepengurusan harian dalam musyawarah di Lirboyo pada 3 Januari 1986. Pagar Nusa kemudian diresmikan oleh KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) selaku Ketua Umum PBNU dan KH Achmad Siddiq sebagai Rais ‘Aam pada Juli 1986.
Wadah ini bertujuan untuk mengembangkan dan melestarikan pencak silat yang sarat nilai tradisi dan budaya bangsa.
Beralih ke Amerika Serikat, tanggal 3 Januari dirayakan dengan cara yang cukup unik, yaitu Hari Festival Tidur. Mengutip laman Awareness Days, perayaan modern ini bertujuan mengingatkan masyarakat akan pentingnya tidur yang cukup dan berkualitas. Setelah melewati hiruk-pikuk perayaan Natal dan Tahun Baru yang melelahkan, momen ini mengajak orang-orang untuk kembali merawat diri (self-care) dan memulihkan energi.
Sejarah perhatian manusia terhadap tidur sudah ada sejak zaman Yunani Kuno hingga era Revolusi Industri. Perubahan besar terjadi pada tahun 1926, ketika perusahaan Ford memperkenalkan aturan kerja 8 jam sehari dan 40 jam seminggu. Kebijakan ini menjadi titik balik yang memberikan kesempatan bagi pekerja untuk memiliki waktu istirahat yang lebih teratur di tengah ambisi dunia industri.
Nah, itulah tiga peringatan penting yang jatuh pada tanggal 3 Januari 2026. Semoga informasi ini menambah wawasan infoers!







