Tikus menjadi salah satu hama yang kerap muncul di lingkungan rumah. Keberadaannya sering meresahkan karena hewan pengerat ini bisa meninggalkan kotoran sembarangan yang berpotensi menularkan berbagai penyakit.
Namun, masuknya tikus ke dalam rumah sebenarnya tidak terjadi tanpa alasan. Ada sejumlah faktor yang membuat tikus tertarik, termasuk kebiasaan penghuni rumah yang sering kali dilakukan tanpa disadari.
Beberapa perilaku sehari-hari justru bisa menjadi pemicu datangnya tikus. Berikut ulasan lengkapnya dilansir infoSumut dari infoProperti.
Mengutip Times of India, Rabu (31/12/2025), terdapat beberapa kebiasaan buruk pemilik rumah yang berpotensi mengundang tikus, antara lain:
Salah satu kebiasaan yang paling sering dilakukan adalah membiarkan makanan tergeletak di meja atau dapur. Makanan yang tidak disimpan dengan baik akan menarik perhatian tikus. Akibatnya, makanan bisa rusak karena digerogoti dan terpaksa dibuang.
Jika makanan sudah tidak akan dikonsumsi, sebaiknya segera dibuang ke tempat sampah. Membiarkan makanan terbuka di atas meja sama saja mengundang tikus yang sedang mencari makan.
Sebagian orang memilih membiarkan sampah dapur menumpuk sebelum akhirnya dibuang. Kebiasaan ini dinilai kurang baik karena sisa makanan dalam sampah menjadi daya tarik bagi tikus.
Tikus kerap merobek plastik sampah demi mendapatkan sisa makanan. Selain memancing hama, sampah yang menumpuk juga menimbulkan bau tidak sedap di dalam rumah. Karena itu, sampah dapur sebaiknya segera dibuang ke tempat pembuangan utama.
Tempat yang gelap dan jarang dibersihkan menjadi lokasi favorit tikus untuk bersembunyi dan berkembang biak. Area seperti ini dianggap aman karena jarang tersentuh manusia maupun hewan lain.
Beberapa titik yang sering dijadikan sarang tikus antara lain bagian belakang lemari, garasi, gudang, loteng, serta ruangan yang dipenuhi barang tidak terpakai. Jika dibiarkan, kotoran dan bau dari sarang tikus bisa mengganggu kesehatan penghuni rumah.
Oleh karena itu, ruangan yang gelap dan kotor perlu rutin dibersihkan. Bila menemukan sarang tikus, bersihkan segera dengan sabun dan gunakan sarung tangan demi keamanan.
Tikus dapat masuk ke rumah melalui celah kecil pada dinding, pintu, jendela, maupun bagian atap. Membersihkan rumah saja tidak cukup jika lubang-lubang tersebut dibiarkan terbuka.
Selain itu, pintu dan jendela yang sering dibiarkan terbuka, terutama pada malam hari, juga memberi kesempatan tikus untuk masuk dan mencari tempat berlindung. Karena itu, pastikan semua celah tertutup rapat agar tikus tidak mudah masuk ke dalam rumah.
