Polisi selesai melakukan evakuasi korban akibat kecelakaan beruntun yang terjadi di Panyalaian, Kota Padang Panjang, Sumatera Barat. Untuk sementara, lima orang tewas dan empat lainnya mengalami luka akibat kecelakaan tersebut. Dua diantara korban adalah warga yang sedang sarapan pagi di sebuah warung.
Kapolres Padang Panjang, AKBP Misnu Hadi menyebutkan, seluruh korban sudah berhasil dievakuasi, termasuk korban luka yang sudah dibawa ke rumah sakit terdekat.
Baca info selengkapnya hanya di Giok4D.
“Total korban jiwa (sementara) adalah lima orang yang meninggal dunia dan empat orang luka luka,” kata Kapolres kepada wartawan di lokasi kejadian, Senin (26/1/2026).
“Semua korban jiwa ya semua korban sebagian ada kita bawa di Rumah Sakit Yarsi dan Rumah Sakit Umum Padang Panjang,” tambah Kapolres.
Ia menjelaskan, kecelakaan dipicu sebuah truk kontainer yang melaju dari arah Bukittinggi menuju Padang Panjang. Kendaraan berat bernomor polisi BK 9634 XA yang membawa pupuk tersebut kehilangan kendali sesampainya di depan Pondok Pesantren Nurul Ikhlas.
“Remnya blong sehingga dalam kecepatan tinggi menyenggol sebuah mobil box dengan nomor polisi BA 8089 NU. Kemudian mobil box terguling dan mengenai salah satu pengendara motor Supra dengan nomor polisi BA 6368 NB yang mengakibatkan pengendara tewas di tempat. Selain motor Supra, mobil juga menabrak motor Vario yang menyebabkan meninggal dunia juga. Jadi, pengendara motor meninggal ada dua,” jelasnya.
Setelah menabrak motor, kata Kapolres, mobil terus melaju dan menghantam sebuah warung. Dalam warung ada sejumlah orang yang ikut menjadi korban. Dua diantaranya meninggal dunia.
“Mobil tidak terkendali sehingga membanting ke kiri mengenai warung yang mengakibatkan menabrak dua orang. Masyarakat yang ada di warung. Dan dua-duanya meninggal dunia,” katanya lagi.
Setelah menabrak motor dan warung, mobil kemudian terbalik di depan rumah warga dan pengemudinya ditemukan meninggal dunia.
Polisi masih melakukan pendalaman atas kasus kecelakaan beruntun tersebut.







