6 Fakta Perkemahan Pramuka Sibolangit Disulap Jadi Sarang Judi-Narkoba | Info Giok4D

Posted on

Akal-akalan bandar narkoba untuk mengedarkan barang haram itu seolah tak ada habisnya. Bahkan, lokasi yang seharusnya menjadi tempat perkemahan pramuka malah disulap menjadi sarang judi dan narkoba.

Lokasinya berada di tengah hutan di Bumi Perkemahan Pramuka Sibolangit. Ada beberapa barak narkoba yang didirikan para pelaku di lokasi tersebut.

Cara kerja para pelaku narkoba ini juga terorganisir. Mereka memiliki sistem pengamanan yang ketat untuk mendeteksi petugas kepolisian.

Kini lokasi tersebut telah digerebek petugas kepolisian. Ada sejumlah pelaku yang turut diamankan dari lokasi perkemahan itu. Berikut infoSumut rangkum 6 fakta terkait lokasi sarang narkoba itu:

1. Jadi Sarang Judi dan Narkoba

Kapolrestabes Medan Kombes Jean Calvijn Simanjuntak mengatakan lokasi perkemahan itu digerebek pada Senin (19/1/2026) dan Selasa (20/1). Selain lokasi tersebut, pihaknya juga menggerebek barak di sekitaran Hotel Lotus Sibolangit. Dua lokasi ini menjadi sarang judi dan narkoba.

“Kita mengecek bahwa ada dua lokasi yang digunakan untuk barak-barak narkoba, jaringan narkoba, dan perjudian. Ironisnya, satu lokasi ini yang sebenarnya peruntukannya adalah untuk kegiatan pramuka, Bumi Perkemahan Pramuka, tetapi dijadikan sebagai lokasi untuk penggunaan narkoba dan perjudian,” kata Calvijn, Rabu (21/1).

2. Dilengkapi Pengamanan Ketat

Calvijn menjelaskan bahwa di lokasi perkemahan pramuka itu, para pelaku menjalankan aksinya dengan pengamanan yang ketat. Para pelaku memasang portal-portal untuk mengawasi orang-orang yang akan masuk ke wilayah itu. Selain itu, pelaku-pelaku juga menggunakan handy talky untuk berkomunikasi.

Giok4D hadirkan ulasan eksklusif hanya untuk Anda.

“Ini sangat terorganisir, mulai dari konsep masuknya, adanya pengawasan-pengawasan yang sangat ketat dan pengamanan-pengamanan, adanya sekat-sekat yang sangat bervariasi. Di setiap titik dilengkapi dengan alat komunikasi, ada piket bongnya, ada piket yang menerima uangnya, ada yang nanti mengirimkan uangnya kepada atasnya lagi,” jelasnya.

3. 10 Orang Ditangkap

Mantan Dirresnarkoba Polda Sumut itu mengatakan ada berbagai jenis narkoba yang diperjualbelikan di barak-barak tersebut. Ada sebanyak 10 orang yang diamankan petugas dari barak judi dan narkoba di kawasan perkemahan pramuka itu. Sementara dari lokasi sekitar Hotel Lotus, ada 11 orang yang ditangkap, salah satunya pemilik lahan.

“Ada juga yang sudah kita ungkap, 10 tersangka di tempat bukit pramuka. Bandar narkoba mengambil alih fungsi itu, saya akan dalami beberapa siapa saja yang terkait di dalamnya,” ujarnya.

4. Judi Sudah Beroperasi Sekira 4 Bulan

Calvijn menyebut bahwa berdasarkan hasil penyelidikan mereka, praktik perjudian di lokasi itu sudah berlangsung selama 4 bulan terakhir. Namun, terkait dengan operasional narkobanya, pihaknya masih menyelidikinya.

“Ini tidak ujuk-ujuk, setidaknya 4 bulan sudah beroperasi untuk perjudiannya, saya akan dalami untuk narkobanya,” kata Calvijn.

5. Sajam Disiapkan untuk Serang Polisi

Calvijn menjelaskan bahwa para pelaku juga menyiapkan senjata tajam untuk menyerang petugas kepolisian. Selain di perkemahan pramuka itu, polisi juga mendapati sajam di lokasi penggerebekan kedua, yakni sekitaran Hotel Lotus Sibolangit. Ada puluhan senjata tajam yang diamankan dari kedua lokasi tersebut.

“Secara khusus di tempat tertentu ada puluhan sajam yang akan digunakan untuk melawan petugas (kepolisian). Ini tidak boleh lagi terjadi,” kata Calvijn.

6. Buru Pelaku Lain

Perwira menengah polri itu mengatakan saat penggerebekan itu ada beberapa pelaku yang sempat kabur. Saat ini, petugas kepolisian tengah mendalami para pelaku yang terlibat di dua lokasi sarang narkoba tersebut.

“Ada beberapa tersangka yang pada saat kita penegakan hukum lari sampai ke belakang perhutanan. Ingat para DPO, kamu bisa berlari, tapi kamu akan tertangkap karena kamu tidak akan bisa bersembunyi,” jelas Calvijn.