Pemkot-Unri Sepakati 10 Danau Jadi Embung, Walkot Agung: Atasi Banjir

Posted on

Persoalan banjir di Kecamatan Binawidya dan Tuah Madani, Pekanbaru, Riau, segera teratasi. Semua air akibat hujan deras bakal dialirkan ke danau yang ada di kampus Universitas Riau (Unri) lewat kesepakatan bersama dengan Pemerintah Kota Pekanbaru.

Kesepakatan disampaikan langsung Wali Kota (Walkot) Pekanbaru Agung Nugroho setelah pertemuan dengan Rektor Universitas Riau Prof Sri Indarti. Pertemuan digelar di Rektorat hari ini.

“Alhamdulillah dan terimakasih kami sampaikan ke (Unri) karena bersedia memberikan danau di sekitarnya untuk menjadi embung dan kolam resapan. Dengan begitu, saya yakin banjir khususnya di Kecamatan Binawidya dan Tuah Madani bisa teratasi,” kata Agung didampingi Wakil Walikota Pekanbaru, Markarius Anwar.

Dalam pertemuan itu turut diungkap terkait keberadaan 10 danau di kampus Unri yang disiapkan. Danau ini bakal menjadi tempat penampungan air yang bakal dialirkan jadi resapan air dari perumahan atau kawasan rawan banjir.

Selanjutnta Pemko bersama pihak kampus Unri bakal membentuk tim guna koordinasi dengan Pemprov Riau serta BWS. Hal dilakukan untuk mendapatkan dukungan sesuai dengan kewenangannya, terutama terkait drainase dan jalan.

“Penyambungan jalur air dari luar hingga masuk ke danau, itu yang kita gesa. Nanti juga sekitar danau akan di revitalisasi agar menjadi kawasan asri. InsyaAllah, tahun ini diharapkan sudah ada pembangunan,” jelas Datuk Bandar Setia Amanah ini.

Terkait dengan pertemuan tersebut, Rektor Prof Sri Indarti menyatakan dukungan penuhnya. Dia juga menyatakan Unri punya tanggungjawab yang sama untuk berperan dalam mengantisipasi banjir terutama di kawasan sekitar kampus.

“Ini sinergi yang memberikan dampak yang baik, baik untuk edukasi juga untuk masyarakat khususnya Kota Pelanbaru. Semoga apa yang kita rencana bisa terealisasikan,” terangnya.