Bulan Rajab adalah salah satu bulan mulia (Asyhurul Hurum) dalam Islam. Di dalamnya terdapat satu malam yang sangat bersejarah dan istimewa, yakni malam 27 Rajab, yang dipercaya sebagai waktu terjadinya peristiwa Isra Miraj Nabi Muhammad SAW.
Melansir laman NU Online, para ulama ahli sejarah memiliki perbedaan pendapat mengenai waktu pasti terjadinya Isra Miraj. Ada yang menyebut Rabiul Awal atau Rabiul Akhir. Namun, pendapat yang paling kuat (rajih) menyatakan peristiwa tersebut terjadi pada tanggal 27 Rajab tahun kesepuluh kenabian.
Tahun ini, peringatan Isra Miraj jatuh pada Jumat, 16 Januari 2026. Oleh karena itu, umat Islam dianjurkan untuk mengisi malam tersebut dengan memperbanyak ibadah dan berdoa. Mengapa? Karena malam 27 Rajab diyakini sebagai waktu mustajab di mana Allah SWT akan mengabulkan segala hajat hamba-Nya.
Allah SWT senantiasa dekat dengan hamba-Nya yang berdoa. Hal ini termaktub dalam Al-Qur’an Surat Al-Baqarah ayat 186:
وَإِذَا سَأَلَكَ عِبَادِى عَنِّى فَإِنِّى قَرِيبٌ ۖ أُجِيبُ دَعْوَةَ ٱلدَّاعِ إِذَا دَعَانِ ۖ فَلْيَسْتَجِيبُوا۟ لِى وَلْيُؤْمِنُوا۟ بِى لَعَلَّهُمْ يَرْشُدُونَ
Artinya: “Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka (jawablah), bahwasanya Aku adalah dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila ia memohon kepada-Ku…”
Ulama Syekh Abdurrahman bin Abdussalam as-Syafi’i dalam kitabnya Nuzhatul Majalis wa Muntakhabun Nafaiz menjelaskan faedah dahsyat berdoa di malam ini. Beliau mengatakan:
“Siapa saja yang membaca doa ini pada tanggal 27 Rajab, kemudian menyebutkan hajatnya kepada Allah, maka Dia akan mengabulkan segala hajatnya, melapangkan urusannya, dan menghidupkan hatinya ketika hati-hati manusia sudah mulai mati.”
Berikut adalah doa khusus yang diajarkan oleh Syekh Muhammad bin Abdullah bin Hasan al-Halabi al-Qadiri untuk dibaca pada malam 27 Rajab:
اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ بِمُشَاهَدَةِ أَسْرَارِ الْمُحِبِّينَ، وَبِالْخَلْوَةِ الَّتِي خَصَّصْتَ بِهَا سَيِّدَ الْمُرْسَلِيْنَ حِيْنَ أَسْرَيْتَ بِهِ لَيْلَةَ السَّابِعِ وَالْعِشْرِيْنَ أَنْ تَرْحَمَ قَلْبِيَ الْحَزِيْنَ وَتُجِيْبَ دَعْوَتِيْ يَا أَكْرَمَ الْأَكْرَمِيْنَ
Latin: Allāhumma innī as’aluka bi musyāhadati asrāril muhibbīn, wa bil khalwatil latī khashshashta bihā sayyidal mursalīn hīna asraita bihī lailatas sābi’i wal ‘isyrīn an tarhama qalbiyal hazīna wa tujība da’watī yā akramal akramīn.
Artinya: “Ya Allah, dengan keagungan diperlihatkannya rahasia-rahasia orang-orang pecinta, dan dengan kemuliaan khalwat (menyendiri) yang hanya Engkau khususkan kepada pimpinan para rasul, ketika Engkau memperjalankannya pada malam 27 Rajab, sungguh aku memohon kepada-Mu agar Kau merahmati hatiku yang sedih dan Kau mengabulkan doa-doaku, wahai Yang Maha Memiliki kedermawanan.”
Agar doa lebih utama dan mustajab, terdapat tata cara khusus yang dianjurkan oleh para ulama saat mengamalkannya. Berikut urutannya:
Demikianlah panduan bacaan doa dan amalan di malam Isra Miraj. Mari manfaatkan momen berharga di bulan Rajab ini untuk memohon keselamatan, rezeki yang berkah, serta keteguhan iman. Semoga informasi ini bermanfaat, ya!







