Horornya Gedung Juang 45 Riau: Lusuh, Kotor dan Tak Terawat

Posted on

Bagi masyarakat di Pekanbaru yang setiap hari melintas di Jalan Jenderal Sudirman pasti tidak asing dengan Gedung Juang 45. Sayangnya, gedung bersejarah itu kini lusuh, jorok dan tak terawat.

Pantauan di lokasi, gedung berwarna khas kuning keemasan dan merah itu tidak lagi terawat. Bangunan terlihat sudah dipenuhi ilalang yang menguning setelah disemprot racun.

Pagar pun dalam posisi digembok karena tidak ada aktivitas sama sekali. Dari luar, hanya terlihat pesawat bersejarah, yakni Pesawat tempur F-86 Avon Sabre.

Bukan pesawat pajangan biasa, pesawat tempur tersebut pernah menjadi pesawat andalan TNI AU era tahun 1970-an. Tapi sayang, semua lusuh, kusam dan tak lagi terawat.

Begitu juga dua tank mini yang berada di sisi kanan dan kiri gedung yang juga tak terawat. Begitu juga halaman kondisinya hanya dipenuhi rumput liar, kayu sisa dari pemotongan sekitar lengkap dengan satu batang sawit yang tak pernah dipangkas.

Dinas Kebudayaan Provinsi Riau sebagai pengelola aset pun mengaku tidak dapat berbuat banyak. Sebab, gedung rencana akan disulap untuk museum digital oleh Dewan Harian Kejuangan Daerah Provinsi Riau.

“(Gedung) masih digunakan oleh Dewan Harian Kejuangan Daerah. Aset itu kemarin rencana mau bikin museum digital, jadi prosesnya sekarang belum selesai,” ujar Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Riau, Aryadi, Rabu (13/1/2026).

Aryadi mengungkap tak ada benda-benda bersejarah di gedung itu. Kecuali pesawat dan tank yang terpampang di luar gedung megah tersebut.

“Tank dan pesawat masih. Itu dahulunya kewenangan dinas sosial, kemarin karena mau buat museum dialihkan ke Disbud. Jadi sekarang dicatatkan sebagai aset Disbud, cuma memang belum terkelola,” katanya.

Dinas Kebudayaan sendiri hanya diberikan kewenangan untuk perawatan gedung di sisi luar dan mengirimkan petugas untuk kebersihan. Termasuk menjaga gedung itu pada siang dan malam hari.

“Kami cuma diamanahkan untuk membersihkan pekarangan, kalau rumput panjang untuk membersihkan. Secara tupkosi itu dibawah Dinas Sosial seharusnya sama dengan makam pahlawan,” kata Aryadi.

Sementara terkait kondisi gedung yang kini lusuh dan tidak terawat, Aryadi mengaku karena keterbatasan petugas. Sehingga Dinas Kebudayaan masih fokus mengelola Taman Budaya yang kini berada di Komplek Kantor Dinas Kebudayaan Jalan Jenderal Sudirman.

Sebelum alih kelola aset, Gedung Juang 45 Riau sendiri masih terawat. Gedung itu bisa digunakan atau disewa masyarakat untuk berbagai acara.