Kronologi Siswa SMP di Padangsidimpuan Tewas Tertimpa Pohon Tumbang

Posted on

Siswa SMP berinisial ZN (13), tewas akibat tertimpa pohon tumbangdi Kelurahan Sitamiang Baru, Kecamatan Padangsidimpuan Selatan, Kota Padangsidimpuan, setelah pulang sekolah. Begini kronologi insiden tersebut.

Kepala Seksi (Kasi) Humas Polres Padangsidimpuan, AKP Kenbon Sinaga mengatakan peristiwa tersebut terjadi pada Rabu (14/1/2026) sekira pukul 14.30 WIB seusai jam pelajaran sekolah.

“Peristiwa tertimpa pohon yang mengakibatkan korban meninggal dunia atas nama ZN (13),” ungkap Kenbon saat dihubungi infoSumut, Rabu (14/1) malam.

Kenbon menjelaskan, peristiwa bermula saat korban baru saja pulang sekolah dan hendak menuju ke rumahnya. Namun, diperjalanan korban berteduh di bawah pohon bersama teman-temannya.

“Korban sedang bermain bersama teman-temannya di bawah sebuah pohon sambil meminum es,” katanya.

Tak berselang lama, tanpa diduga pohon berukuran besar tiba-tiba jatuh dan menimpa kepala korban. Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka berat.

“Batang pohon tersebut menimpa bagian kepala korban sehingga korban mengalami luka berat,” ucapnya.

Mengetahui kejadian itu, warga sekitar langsung melakukan evakuasi dan langsung membawa korban ke rumah sakit terdekat.

“Warga yang mengetahui kejadian tersebut segera memberikan pertolongan. Korban dibawa ke RSUD Padangsidempuan oleh Lurah Batunadua Jae untuk mendapatkan penanganan medis,” ujarnya.

Namun, setelah dilakukan pemeriksaan lebih lanjut oleh tim medis rumah sakit, korban dinyatakan meninggal dunia.

“Setelah dilakukan pemeriksaan oleh pihak rumah sakit, korban dinyatakan meninggal dunia,” katanya.

Lalu, pihak kepolisian menyimpulkan bahwa peristiwa yang merenggut nyawa korban tersebut terjadi murni karena kecelakaan.

“Peristiwa tertimpa pohon yang mengakibatkan korban meninggal dunia merupakan kecelakaan murni. Saat ini masih dilakukan pendalaman serta pendataan saksi-saksi,” pungkasnya.

Sebelumnya diberitakan, siswa SMP berinisial ZN (13) tertimpa pohon tumbang di Kelurahan Sitamiang Baru, Kecamatan Padangsidimpuan Selatan, Kota Padangsidimpuan. Saat peristiwa nahas itu terjadi, korban masih mengenakan seragam sekolah.

Seorang warga, Haris Afrilia Lubis mengatakan, awalnya korban sedang berteduh di bawah pohon saat hendak pulang dari sekolah menuju rumahnya. Namun, secara tiba-tiba pohon besar yang berada di pinggir jalan tersebut tumbang dan menimpa tubuh korban.

“Korban baru pulang sekolah dan berteduh di bawah pohon untuk menghindari terik matahari. Tiba-tiba pohon besar itu tumbang dan mengenai korban yang masih mengenakan seragam sekolah,” kata Haris.

Warga yang menyaksikan peristiwa tersebut segera melakukan evakuasi dengan alat seadanya. Kemudian membawa korban ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis.

“Warga yang melihat kejadian langsung mengevakuasi korban dan membawanya ke rumah sakit,” tuturnya.

Lalu, pihak kepolisian menyimpulkan bahwa peristiwa yang merenggut nyawa korban tersebut terjadi murni karena kecelakaan.

“Peristiwa tertimpa pohon yang mengakibatkan korban meninggal dunia merupakan kecelakaan murni. Saat ini masih dilakukan pendalaman serta pendataan saksi-saksi,” pungkasnya.

Sebelumnya diberitakan, siswa SMP berinisial ZN (13) tertimpa pohon tumbang di Kelurahan Sitamiang Baru, Kecamatan Padangsidimpuan Selatan, Kota Padangsidimpuan. Saat peristiwa nahas itu terjadi, korban masih mengenakan seragam sekolah.

Seorang warga, Haris Afrilia Lubis mengatakan, awalnya korban sedang berteduh di bawah pohon saat hendak pulang dari sekolah menuju rumahnya. Namun, secara tiba-tiba pohon besar yang berada di pinggir jalan tersebut tumbang dan menimpa tubuh korban.

“Korban baru pulang sekolah dan berteduh di bawah pohon untuk menghindari terik matahari. Tiba-tiba pohon besar itu tumbang dan mengenai korban yang masih mengenakan seragam sekolah,” kata Haris.

Warga yang menyaksikan peristiwa tersebut segera melakukan evakuasi dengan alat seadanya. Kemudian membawa korban ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis.

“Warga yang melihat kejadian langsung mengevakuasi korban dan membawanya ke rumah sakit,” tuturnya.