Jalan Kaki Pagi atau Malam yang Lebih Bermanfaat? Ini Menurut Pakar

Posted on

Rutin jalan kaki bermanfaat bagi mental maupun fisik. Bahkan jika dilakukan dengan kecepatan maupun intesitas yang tepat, bisa menjadi cara yang baik untuk memberi nutrisi pada jantung.

Menentukan waktu untuk melakukan jalan kaki bisa memengaruhi manfaat yang akan diperoleh. Lantas, antara jalan kaki di pagi hari atau di sore hari, manakah yang lebih baik?

Ketika bangun tidur dan kemudian berjemur di bawah sinar matahari pagi bisa memberikan dampak positif pada waktu istirahat. Dilansir infoHealth, sebuah studi pada 2024 dalam Journal of Heatlh Psychology mengungkap, bahwa paparan sinar matahari pagi bisa membantu meningkatkan kualitas tidur di malam hari.

Dikutip dari laman Vogue India, paparan sinar matahari di pagi hari bisa membantu pembentukan vitamin D. Nutrisi ini dibutuhkan untuk menjaga imunitas, sehingga lebih terlindung dari berbagai penyakit.

Selain itu, berjalan kaki di pagi hari juga terbukti bisa memperbaiki tekanan darah, konsentrasi insulin, dan resistensi insulin, dibandingkan dengan berjalan kaki di siang hari pada pasien dengan sindrom metabolik. Hal ini ditemukan dalam sebuah studi pada tahun 2023 dalam Journal of Phsycology.

Tak hanya itu, menggunakan lemak sebagai sumber energi bisa membantu menurunkan berat badan.

“Berolahraga dalam keadaan puasa saat cadangan glikogen Anda minimal bisa membantu Anda membakar lebih banyak lemak,” kata seorang ahli bedah bariatrik di MemorialCare Surgical Weight Loss Cener di Orange Coast Medical Center, Michael Russo.

Kendati demikian, hal itu juga bisa memiliki efek sebaliknya karena tubuh merasa lelah atau kekurangan energi, sehingga olahraga menjadi kurang efektif.

“Selan itu, jika asupan protein rendah, tubuh bisa membakar otot untuk energi dalam keadaan puasa,” tambahnya.

Oleh karena itu, jalan kaki di pagi hari dalam keadaan berpuasa atau perut kosong tidak cocok untuk semua orang. Hal ini akan menentukan keberhasilan atau kegagalan dalam tujuan penurunan berat badan.

Melakukan aktivitas jalan kaki setelah makan malam baik untuk pencernaan. Menurut profesor ilmu olahraga terapan dan ilmu gerak di Fakultas Kinesiologi Universitas Michigan, Laura A. Richardson, aktivitas tersebut juga mengurangi kemungkinan untuk mengonsumsi makanan tambahan seperti cemilan sebelum tidur.

Selain itu, jalan kaki di malam hari turut memengaruhi kualitas tidur. Tapi, hal tersebut sebenarnya tergantung pada kondisi masing-masing orang.

Sebuah studi menunjukkan olahraga pagi dan malam hari mempercepat siklus tidur-bangun dan produksi melatonin pada orang yang terbiasa begadang, sehingga berjalan kaki kapanpun bisa bermanfaat untuk mereka. Sebaliknya, olahraga malam hari bisa menunda manfaat ini bagi orang terbiasa bangun pagi.

“Jika mempertimbangkan untuk menjadwalkan jalan kaki di malam hari, periksa saja bagaimana hal itu memengaruhi tidur,” kata Richardson.

Dikutip dari laman Runstreet, jalan kaki malam hari bisa mengatasi efek stres sepanjang hari.

Secara keseluruhan berjalan kaki memiliki banyak manfaat untuk kesehatan. Sehingga, hal ini tidak terpaku pada waktu melakukannya.

“Sebenarnya, pemikiran mendasar adalah memilih waktu yang dapat Anda lakukan secara konsisten,” kata Richardson.

Hal ini akan membantu membangun kebiasaan dan jadwal seputar olahraga. Selain itu, tetap berolahraga dalam waktu yang sama memiliki manfaat tersendiri pada ritme sirkadian.

Artikel ini telah tayang di infoHealth, baca selengkapnya

Manfaat Jalan Kaki di Pagi Hari

Manfaat Jalan Kaki di Malam Hari

Mana yang Lebih Baik?

Oleh karena itu, jalan kaki di pagi hari dalam keadaan berpuasa atau perut kosong tidak cocok untuk semua orang. Hal ini akan menentukan keberhasilan atau kegagalan dalam tujuan penurunan berat badan.

Melakukan aktivitas jalan kaki setelah makan malam baik untuk pencernaan. Menurut profesor ilmu olahraga terapan dan ilmu gerak di Fakultas Kinesiologi Universitas Michigan, Laura A. Richardson, aktivitas tersebut juga mengurangi kemungkinan untuk mengonsumsi makanan tambahan seperti cemilan sebelum tidur.

Selain itu, jalan kaki di malam hari turut memengaruhi kualitas tidur. Tapi, hal tersebut sebenarnya tergantung pada kondisi masing-masing orang.

Sebuah studi menunjukkan olahraga pagi dan malam hari mempercepat siklus tidur-bangun dan produksi melatonin pada orang yang terbiasa begadang, sehingga berjalan kaki kapanpun bisa bermanfaat untuk mereka. Sebaliknya, olahraga malam hari bisa menunda manfaat ini bagi orang terbiasa bangun pagi.

“Jika mempertimbangkan untuk menjadwalkan jalan kaki di malam hari, periksa saja bagaimana hal itu memengaruhi tidur,” kata Richardson.

Dikutip dari laman Runstreet, jalan kaki malam hari bisa mengatasi efek stres sepanjang hari.

Secara keseluruhan berjalan kaki memiliki banyak manfaat untuk kesehatan. Sehingga, hal ini tidak terpaku pada waktu melakukannya.

“Sebenarnya, pemikiran mendasar adalah memilih waktu yang dapat Anda lakukan secara konsisten,” kata Richardson.

Hal ini akan membantu membangun kebiasaan dan jadwal seputar olahraga. Selain itu, tetap berolahraga dalam waktu yang sama memiliki manfaat tersendiri pada ritme sirkadian.

Artikel ini telah tayang di infoHealth, baca selengkapnya

Manfaat Jalan Kaki di Malam Hari

Mana yang Lebih Baik?