Pemerintah Kota Medan mengklaim revitalisasi Stadion Teladan yang menggunakan APBD Kota Medan sudah mencapai 97 persen. Sementara bagian yang menggunakan APBN masih belum diketahui progresnya.
“Kalau yang menggunakan APBN kami enggak tahu persentasenya. Tapi kalau yang pakai APBD Kota Medan itu sekitar 97 persen, sisa 3 persen lagi tinggal pemasangan papan skor dan kursi penonton,” ujar Kepala Dinas Perumahan Kawasan Permukiman, Cipta Karya dan Tata Ruang (PKPCKTR) Kota Medan, John Ester Lase, Kamis (15/1/2026).
John mengatakan, berdasarkan informasi yang diterima, revitalisasi Stadion Teladan seharusnya sudah selesai pada Oktober 2025 lalu. Namun, ia mengatakan, kemungkinan terdapat kendala di Kementerian Pekerjaan Umum (PU).
“Seharusnya sudah selesai Bulan Oktober kemarin. Karena kemarin janjinya APBN selesai di November tapi ternyata molor lagi mungkin ada masalah di kementerian. Jadi kita nunggu itu aja (APBN) sebenarnya,” tambahanya.
Menurutnya, bagian Stadion Teladan yang direvitalisasi menggunakan APBD Kota Medan meliputi taman di depan stadion, papan skor, dan beberapa fasilitas tambahan lainnya.
“Yang pakai APBD Pemkot Medan sebenarnya kan taman di depannya, sama papan skor yang besar itu. Papannya sudah ada, tapi belum dipasang karena pembangunan yang menggunakan APBN belum rampung,” jelasnya.
John mengakui, pihaknya tidak bisa memastikan kapan Stadion Teladan akan selesai direvitalisasi. Hal ini lantaran sumber dananya berasal dari APBN.
“Penyelesaiannya kita tidak bisa prediksi karena itu APBN. Kalau dari kita (Pemkot Medan) sebenarnya sudah hampir 100 persen. Kan pekerjaan kita beririsan dengan APBN. Karena ada pekerjaan APBN yang belum selesai, jadi belum bisa difinalisasi,” tutupnya.
Diketahui, revitalisasi Stadion Teladan menggunakan skema tahun jamak (multiyears) sejak 2023. Revitalisasi ini mencakup penambahan kapasitas stadion dari 15 ribu menjadi 20 ribu kursi.
Awalnya, revitalisasi Stadion Teladan ditargetkan selesai pada tahun 2024. Namun hingga kini, pembangunan tak kunjung selesai.







