Teror di Pantai Puerto Lopez: Lima Kepala Manusia Ditemukan Tergantung

Posted on

Suasana liburan di Pantai Puerto Lopez, Ekuador, yang biasanya dipadati pengunjung, seketika berubah menjadi horor setelah penemuan lima kepala manusia. Peristiwa yang terjadi pada Minggu (11/1) ini mengejutkan warga setempat dan para wisatawan karena kepala-kepala tersebut dipajang di tiang kayu sepanjang pesisir.

Berdasarkan laporan New York Post (18/1/2026) yang mengutip media lokal Primicias, kepala para korban diikat menggunakan tali hijau. Di sekitar lokasi kejadian, ditemukan sebuah papan berisi pesan peringatan keras yang ditujukan kepada kelompok kriminal agar menghentikan aksi pemerasan terhadap nelayan.

Pesan di papan tersebut berbunyi: “Kota ini milik kami. Teruslah keluar untuk merampok para nelayan. Dan teruslah meminta kartu vaksin, karena kami sudah memilikinya semua,”

Meskipun bagian tubuh lainnya belum ditemukan, aparat kepolisian telah berhasil mengidentifikasi kelima korban. Dari data yang ada, hanya satu orang yang memiliki catatan kriminal, yakni Bernardo Ramon Medranda Mendoza (24), atas kasus penyalahgunaan senjata api.

Hingga saat ini, pelaku di balik aksi keji tersebut belum berhasil diringkus. Wilayah Puerto Lopez sendiri memang sedang dilanda eskalasi kekerasan yang diduga kuat melibatkan jaringan kartel narkoba internasional. Belum lama ini, tepatnya pada 28 Desember, lokasi yang sama menjadi saksi penembakan brutal yang merenggut enam nyawa, termasuk seorang bayi.

Letak geografis Ekuador yang berada di antara produsen kokain terbesar, Peru dan Kolombia, menjadikannya rute krusial bagi sindikat narkoba dunia. Walaupun Presiden Daniel Noboa telah mengintensifkan operasi penumpasan geng selama dua tahun terakhir, angka kriminalitas tetap mengkhawatirkan.

Data dari Observatorium Kejahatan Terorganisasi menunjukkan bahwa pada tahun 2025, Ekuador mencapai titik tertinggi dalam angka pembunuhan, dengan rasio mencapai 52 kematian per 100.000 penduduk.

Identitas Korban dan Situasi Keamanan