Pemerintah Kota (Pemkot) Medan melaporkan 71 unit rumah yang rusak akibat bencana banjir ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Wali Kota Medan, Rico Waas mengatakan, pihaknya saat ini masih menunggu tindak lanjut dari Pemerintah Pusat terkait peluang perbaikan rumah yang rusak.
“Sudah kami laporkan yakni sebanyak 71 rumah,” ujar Rico saat diwawancarai, Rabu (21/1/2026).
Ia mengaku rumah yang mengalami kerusakan tersebut sudah disampaikan langsung dalam rapat koordinasi bersama Kemendagri.
Selain rumah yang mengalami kerusakan, kata Rico, Pemkot Medan juga tengah menunggu terkait santunan bagi korban jiwa akibat banjir dari Kementerian Sosial.
“Di rapat koordinasi sudah disampaikan. Semua dalam proses,” tambahnya.
Nantinya, kata dia, sistem penyaluran bantuan tersebut akan ditindaklanjuti setelah menerima koordinasi dari pemerintah pusat.
Berdasarkan Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB) Sumatera Utara mendata rumah yang mengalami kerusakan di Kota Medan terdiri dari 20 unit rusak berat, 23 unit rusak sedang dan 28 rusak ringan.
Pusdalops mendata sebanyak 53.215 jiwa dari 17.472 kepala keluarga terdampak akibar bencana banjir yang terjadi pada 27 November 2025.







