Polisi menangkap tiga kawanan pencuri sepeda motor yang kerap beraksi di Kota Medan dan Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara (Sumut). Para pelaku ini telah puluhan kali beraksi.
Kapolsek Sunggal Kompol M Yunus Tarigan memerinci ketiga pelaku adalah Rizky Azhari (24), Opick (19) dan Reza Andi (20).
“Ini betul-betul pelaku curanmor. Pelaku ini juga melakukan perbuatannya dengan cara mengambil sepeda motor yang terparkir dan ini juga sudah banyak dilakukan di wilayah Polrestabes Medan,” kata Yunus saat konferensi pers di Polsek Sunggal, Rabu (21/1/2026).
Yunus menjelaskan bahwa pelaku Opick beraksi di wilayah hukum Polsek Sunggal bersama dengan pelaku Rizky. Pelaku Rizky sudah lebih dulu ditangkap dan telah diserahkan ke kejaksaan.
Salah satu aksi pencurian itu terjadi di parkiran swalayan IDO di Desa Tanjung Selamat, Kecamatan Sunggal, Selasa (4/3/2025) sekira pukul 16.30 WIB. Adapun korbannya adalah seorang guru bernama Melva Panjaitan (24).
Sebelum menjalankan aksinya, kedua pelaku lebih dulu mencari sasaran sepeda motor hingga ke daerah Deli Tua, tetapi tidak ditemukan. Alhasil, keduanya pun memutuskan pulang dan melewati swalayan IDO.
Di swalayan itu, kedua pelaku memerhatikan sepeda motor yang bisa dicuri. Pada saat yang bersamaan, kedua pelaku melihat korban baru saja datang ke swalayan IDO tersebut dan langsung berniat untuk mencurinya.
“Kedua tersangka langsung mendekati sepeda motor korban dan merusak kunci stang sepeda motor korban dengan menggunakan kunci L yang sudah disediakan tersangka,” sebutnya.
Lalu, kedua pelaku membawa kabur motor korban. Atas kejadian itu, korban membuat laporan ke Polsek Sunggal.
Pihak kepolisian pun menyelidiki peristiwa itu dan menangkap pelaku secara bertahap. Petugas kepolisian lebih dulu menangkap pelaku Rizky.
Setelah dilakukan pengembangan, petugas kepolisian menangkap pelaku Opick bersama dengan pelaku Reza pada Senin (19/1) di Jalan Gatot Subroto, Desa Lalang, Kecamatan Sunggal. Saat diamankan pelaku melakukan perlawanan, sehingga terpaksa ditembak petugas kepolisian.
Para pelaku ini sudah beraksi di puluhan lokasi di wilkum Polsek Sunggal, Polsek Deli Tua, dan Polsek Medan Timur. Berdasarkan hasil pemeriksaan, pelaku Reza ternyata tidak beraksi di wilkum Polsek Sunggal, melainkan di Polsek Medan Timur. Alhasil pelaku diserahkan oleh petugas kepolisian ke Polsek Medan Timur.
“Ini juga sudah banyak dilakukan di wilayah Polrestabes Medan. Di tempat kita ada satu TKP yang sudah kita tangkap. Kemudian, di Medan Timur ada 17 LP yang sudah dilaporkan dan sudah ditunjukkan tersangkanya, lengkap dengan alat bukti. Kemudian, di Polsek Delitua ada 5 (lokasi),” jelasnya.
Kanit Reskrim Polsek Medan Timur Iptu Khairul Fajri Lubis mengatakan selain beraksi di Medan Sunggal, Opick ternyata juga beraksi di belasan lokasi di wilkum Polsek Medan Timur. Opick menjalankan aksinya dengan pelaku Reza.
Mereka beraksi di sekitaran kampus yang berada di Jalan Kapten Muchtar Basri dan menyasar motor yang berada di kos-kosan mahasiswa.
“Ini kolaborasi dan sinergitas kami bersama Polsek Sunggal. Reza ini maling sama Opick di Medan Timur, sasarannya rata-rata kos-kosan mahasiswa,” kata Fajri saat dikonfirmasi infoSumut.
Berdasarkan hasil pemeriksaan, uang hasil pencurian itu digunakan para pelaku untuk berfoya-foya.
Beraksi di Sejumlah Kos Mahasiswa
Setelah dilakukan pengembangan, petugas kepolisian menangkap pelaku Opick bersama dengan pelaku Reza pada Senin (19/1) di Jalan Gatot Subroto, Desa Lalang, Kecamatan Sunggal. Saat diamankan pelaku melakukan perlawanan, sehingga terpaksa ditembak petugas kepolisian.
Para pelaku ini sudah beraksi di puluhan lokasi di wilkum Polsek Sunggal, Polsek Deli Tua, dan Polsek Medan Timur. Berdasarkan hasil pemeriksaan, pelaku Reza ternyata tidak beraksi di wilkum Polsek Sunggal, melainkan di Polsek Medan Timur. Alhasil pelaku diserahkan oleh petugas kepolisian ke Polsek Medan Timur.
“Ini juga sudah banyak dilakukan di wilayah Polrestabes Medan. Di tempat kita ada satu TKP yang sudah kita tangkap. Kemudian, di Medan Timur ada 17 LP yang sudah dilaporkan dan sudah ditunjukkan tersangkanya, lengkap dengan alat bukti. Kemudian, di Polsek Delitua ada 5 (lokasi),” jelasnya.
Kanit Reskrim Polsek Medan Timur Iptu Khairul Fajri Lubis mengatakan selain beraksi di Medan Sunggal, Opick ternyata juga beraksi di belasan lokasi di wilkum Polsek Medan Timur. Opick menjalankan aksinya dengan pelaku Reza.
Mereka beraksi di sekitaran kampus yang berada di Jalan Kapten Muchtar Basri dan menyasar motor yang berada di kos-kosan mahasiswa.
“Ini kolaborasi dan sinergitas kami bersama Polsek Sunggal. Reza ini maling sama Opick di Medan Timur, sasarannya rata-rata kos-kosan mahasiswa,” kata Fajri saat dikonfirmasi infoSumut.
Berdasarkan hasil pemeriksaan, uang hasil pencurian itu digunakan para pelaku untuk berfoya-foya.







