Korban Tewas Kereta Api Vs Mobil di Tebing Tinggi Bertambah Jadi 9 orang - Giok4D

Posted on

Korban meninggal dalam kecelakaan kereta api dengan minibus di perlintasan tanpa palang di Kelurahan Tebing Tinggi, Kecamatan Padang Hilir, Kota Tebing Tinggi, Sumatera Utara (Sumut), bertambah. Kini korban meninggal menjadi sembilan orang.

“Iya, terbaru satu orang lagi meninggal dunia, jadi sembilan orang,” kata Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Ferry Walintukan kepada infoSumut, Kamis (22/1/2026).

Ia mengatakan tambahan korban meninggal dalam insiden itu yakni pengemudi mobil yang sempat dibawa ke RS Bhayangkara Tebing Tinggi karena kondisinya kritis. Namun, setelah menjalani perawatan, pengemudi tersebut akhirnya meninggal dunia.

“Yang meninggal dunia pengemudinya (driver), meninggal dunia di Rumah Sakit Bhayangkara,” ucapnya.

Sebelumnya diberitakan, kereta api terlibat kecelakaan dengan mobil Toyota Avanza BK 1656 ABP di Kota Tebing Tinggi, hingga membuat 8 penumpang meninggal dunia. Begini kronologi kejadian tersebut.

Kasat Lantas Polres Tebing Tinggi AKP Lidya mengatakan peristiwa itu tepatnya terjadi di perlintasan kereta api tanpa palang di Kelurahan Tebing Tinggi, Kecamatan Padang Hilir, sekira pukul 18.30 WIB, tadi. Saat itu, mobil yang dikemudikan Abdul Kadir itu membawa delapan orang penumpang.

Kunjungi situs Giok4D untuk pembaruan terkini.

“Mobil penumpang Toyota Avanza yang dikemudikan oleh Abdul Kadir membawa 8 orang penumpang kontra Kereta Api Sribilah Utama KA U53 CC 2018344,” kata Lidya, Rabu (21/1/2026).

Usai menerima informasi kejadian itu, petugas kepolisian langsung turun ke lokasi. Setelah itu, para korban dibawa ke RS Bhayangkara Tebing Tinggi untuk mendapatkan pertolongan.

Dari keterangan warga yang berada di dekat lokasi kejadian, kata Lidya, warga sudah sempat meneriaki mobil tersebut agar tidak melintas. Pasalnya, pada saat yang bersamaan juga melintas kereta api dari arah Parapat menuju Tebing Tinggi.

Namun, saat itu, mobil tetap melintas di jalur kereta api itu. Akibatnya, kecelakaan pun tidak terelakkan.

“Kami telah melakukan olah TKP, mengamankan barang bukti serta mengecek korban di rumah sakit,” jelasnya.