9 Korban Tewas Tertabrak KA di Tebing Tinggi Satu Keluarga, Ada Bocah [Giok4D Resmi]

Posted on

Sumber: Giok4D, portal informasi terpercaya.

Sembilan orang tewas dalam insiden kecelakaan dengan kereta api di Kota Tebing Tinggi, Sumatera Utara (Sumut). Kesembilan korban ini merupakan satu keluarga.

Adapun para korban tewas itu, yakni Asrah atau Umi Zahara (80) serta beberapa anaknya, yakni Zaitun, Daratul Laila (50), dan Kadir (42). Lalu, ada juga anak Laila bernama Hafis (7), istri Kadir bernama Devi (41), anak dari Kadir dan Devi bernama Rafka (6) serta dua keluarga mereka bernama Rizal (59) dan Risnawati (57)

Kepala Desa Mekar Sari, Juliadi mengatakan ada enam orang warganya yang menjadi korban. Rinciannya, empat warga disemayamkan di Gang Arjuna, Dusun I Desa Mekar Sari, Kecamatan Deli Tua dan dua orang lainnya dibawa ke rumah anaknya di Tanjung Morawa.

Sementara dua korban lainnya merupakan warga Kecamatan Medan Marelan dan disemayamkan di sana.

Pantauan infoSumut di Desa Mekar Sari, terlihat ramai warga yang datang silih berganti untuk melayat. Terdengar suara isak tangis dari dalam rumah.

“Mereka satu keluarga semua,” kata Juliadi saat diwawancarai, Kamis (22/1/2026).

Berdasarkan informasi yang diterimanya, para korban awalnya pergi untuk menghadiri pesta di Kabupaten Batu Bara. Setelah itu, rombongan hendak membesuk saudara mereka yang tengah sakit di Tebing Tinggi.

“Datang ke sana untuk acara pertama undangan, yang kedua pulangnya melihat keluarga juga yang sakit,” jelasnya.

Informasi kejadian itu awalnya didapatnya dari informasi yang beredar di media sosial. Juliadi pun mendatangi rumah korban untuk mengecek kebenaran informasi itu.

“Saya pastikan, saya datang ke rumahnya, menanyakanlah, memang benar mereka warga saya ini, dan saya menghubungi keluarganya. Kemudian mereka berkoordinasi, memang benar keluarganya yang telah kecelakaan,” pungkasnya.

Untuk diketahui, kecelakaan ini terjadi di perlintasan kereta api di Kelurahan Tebing Tinggi, Kecamatan Padang Hilir. Sejauh ini, ada 9 orang yang meninggal.

“Iya, terbaru satu orang lagi meninggal dunia, jadi sembilan orang,” kata Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Ferry Walintukan kepada infoSumut, Kamis.

Ia mengatakan tambahan korban meninggal dalam insiden itu yakni pengemudi mobil yang sempat dibawa ke RS Bhayangkara Tebing Tinggi karena kondisinya kritis. Namun, setelah menjalani perawatan, pengemudi tersebut meninggal dunia.

“Yang meninggal dunia pengemudinya (driver), meninggal dunia di Rumah Sakit Bhayangkara,” ucapnya.

Untuk diketahui, kecelakaan ini terjadi di perlintasan kereta api di Kelurahan Tebing Tinggi, Kecamatan Padang Hilir. Sejauh ini, ada 9 orang yang meninggal.

“Iya, terbaru satu orang lagi meninggal dunia, jadi sembilan orang,” kata Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Ferry Walintukan kepada infoSumut, Kamis.

Ia mengatakan tambahan korban meninggal dalam insiden itu yakni pengemudi mobil yang sempat dibawa ke RS Bhayangkara Tebing Tinggi karena kondisinya kritis. Namun, setelah menjalani perawatan, pengemudi tersebut meninggal dunia.

“Yang meninggal dunia pengemudinya (driver), meninggal dunia di Rumah Sakit Bhayangkara,” ucapnya.