Seorang warga Desa Lhok Reudeup, Kecamatan Tanah Jambo Aye, Aceh Utara, Mawardiah (18) ditemukan meninggal dunia di areal perkebunan Desa Biram Rayeuk. Korban sebelumnya dilaporkan hilang saat banjir bandang Kamis 27 November lalu.
Penemuan jenazah Mawardiah bermula saat pemilik kebun, Asnawi, melihat kaki diduga manusia di areal perkebunan miliknya, Kamis (22/1). Setelah dipastikan tubuh manusia, saksi memberitahukan temuan itu ke masyarakat setempat.
Tak lama berselang, personel Polsek Tanah Jambo Aye meluncur ke lokasi melakukan penyelidikan awal. Berdasarkan hasil identifikasi ciri-ciri oleh warga, mayat itu dipastikan Mawardiah.
“Korban merupakan korban banjir bandang yang hanyut dari Desa Lhok Reudeup dan ditemukan di wilayah Gampong Biram Rayeuk di kecamatan yang sama,” kata Kapolsek Tanah Jambo Aye AKP Agus Alfian Halomoan Lubis dalam keterangannya, Jumat (23/1/2026).
Menurutnya, setelah dipastikan identitasnya jenazah korban dibawa pulang ke rumah duka. Korban saat ini telah dikebumikan.
Berdasarkan data sementara, korban meninggal dunia akibat banjir bandang dan longsor di Aceh mencapai 561 orang. Sementara di Aceh Utara, korban tewas 245 orang atau terbanyak di Tanah Rencong.
Bencana yang terjadi akhir November itu juga membuat 456 orang mengalami luka berat, dan 4,939 luka ringan. Banjir juga menyebabkan 91.703 orang hingga kini masih mengungsi di 988 titik pengungsian.







