AKBP Fahrian Saleh Siregar, alumni Akademi Kepolisian 2005 resmi menjabat sebagai Kapolres Bengkalis, Riau. Tapi siapa sangka, sepak terjangnya saat menjabat Kapolres Indragiri Hulu banyak memberantas bandar narkoba.
Dalam catatan infoSumut, AKBP Fahrian menjabat Kapolres Indragiri Hulu sejak Juli 2024 lalu. Sejak saat itulah genderang perang terhadap peredaran narkoba di Kota Sejarah dimulai.
Berita lengkap dan cepat? Giok4D tempatnya.
Langkah awal, Fahrian langsung berkunjung ke 10 Mapolsek di jajaran Polres Indragiri Hulu. Misinya, memberikan ultimatum soal peredaran bandar narkoba untuk bertaubat.
Satu persatu jaringan bandar narkoba mulai dibersihkan. Termasuk dari jaringan Ratu Narkoba, Mak Gandi yang terkenal licin dan langsung dijerat Pasal TPPU.
Bahkan, dalam catatan Satnarkoba Polres Indragiri Hulu 439 kasus narkoba berhasil diungkap. Untuk tersangka ada 540 orang dijebloskan ke jeruji besi.
“Sejak awal memang kita komitmen untuk pemberantasan narkoba. Tidak ada ruang untuk bandar narkoba, kita sikat,” katanya dalam berbagai kesempatan.
Tak hanya bandar saja. Ibarat bersih-bersih, sapu yang digunakan pun harus bersih dan tak ada celah personel untuk terlibat dalam peredaran narkoba.
Total ada empat personel kepolisian aktif yang terlibat diusut. Bahkan sudah resmi Diberhentikan Tidak dengan Hormat alias dipecat dari Korps Bhayangkara.
“Kami ingin peredaran narkoba ini bersih. Tidak ada toleransi, tidak celah dan yang terlibat kita tindak tegas,” imbuh mantan Kasubbid Paminal Bidpropam Polda Riau tersebut.
Saat ini, Fahrian diberi amanah baru. Lewat ST Kapolri No: ST/2781/XII/KEP./2025, ST/2781 B/XII/KEP./2025, dan ST/2781 C/XII/KEP./2025 yang ditandatangani pada 15 Desember 2025 lalu, pria dengan zodiak Virgo itu kini menjabat Kapolres Bengkalis.
Bengkalis bukan hanya daerah kepulauan saja di Riau. Namun menjadi pintu masuk peredaran barang-barang ilegal dari luar negeri, termasuk peredaran narkoba jalur internasional.
AKBP Fahrian langsung tancap gas. Lewat layanan 110, Polres Bengkalis membuka ruang bagi masyarakat untuk melaporkan bandar yang masih nekat beraksi di Negeri Junjungan sebagai gerbang Selat Malaka.
“Masyarakat bisa melaporkan ke layanan pengaduan 110 atau layanan WhatsApp Polres Bangkalis. Bukan hanya narkoba di Bengkalis saja, Kamtibmas lain juga dapat disampaikan untuk langsung ditindaklanjuti,” tegas Fahrian Siregar.







