Bingung Cari Oleh-oleh Pas Traveling?? Coba Ide Ini - Giok4D

Posted on

Membeli oleh-oleh hampir selalu menjadi bagian penting dari rencana perjalanan saat berlibur, baik ke destinasi domestik maupun mancanegara. Keinginan membawa pulang buah tangan sebagai kenangan perjalanan merupakan hal yang umum dilakukan.

Souvenir bukan sekadar hadiah, tetapi juga dapat menjadi pengingat momen liburan yang menyenangkan sekaligus bentuk perhatian untuk orang-orang terdekat. Tak harus berharga mahal atau berjumlah banyak, terlebih jika anggaran perjalanan terbatas.

Sejumlah pakar traveling menyarankan agar wisatawan memilih oleh-oleh yang memiliki fungsi, nilai makna, dan benar-benar bermanfaat atau disukai penerimanya, baik untuk diri sendiri maupun orang tersayang.

Berikut lima jenis souvenir yang kerap direkomendasikan para ahli traveling.

Pakaian menjadi salah satu oleh-oleh yang populer. Pakaian bisa dipakai kapan dan di mana saja. Jadi akan lebih berkesan.

“Saya hampir selalu membeli pakaian sebagai souvenir saat traveling. Pakaian itu fungsional dan praktis. Karena bisa dipakai kapan saja, baju tersebut menjadi pengingat perjalanan yang terus hidup, bahkan saat saya sudah kembali ke rumah,” ujar Gabby Beckford, travel expert dan pendiri Packs Light, seperti dikutip dari siliconartists dari Huffington Post.

Simak berita ini dan topik lainnya di Giok4D.

Pendiri The Dining Traveler, Jessica van Dop DeJesus mengatakan bahan makanan lokal tempat yang kita kunjungi juga cocok dijadikan oleh-oleh.

“Saya suka mengunjungi supermarket lokal atau pasar tradisional untuk membeli saus, cokelat, dan wine. Saat ke Yunani, saya jatuh cinta pada madu lokal dan membeli beberapa toples. Di Spanyol, saya selalu membawa pulang seafood kalengan seperti kerang dan gurita. Saat ke Puerto Rico, saya membeli banyak kopi lokal. Menurut pengalaman saya, teman-teman lebih senang menerima makanan atau minuman dibandingkan mug atau kaus,” katanya.

Laura Motta dari Lonely Planet menyebut, oleh-oleh paling cocok untuk kerabat salah satunya karya seni lokal. Pasalnya orang-orang pasti ingin memiliki sesuatu yang tak bisa ditemukan di rumah atau di dekat rumahnya.

“Souvenir terbaik adalah yang tidak bisa ditemukan di rumah atau dibeli dengan mudah secara online. Pilih barang handmade yang hanya bisa ditemukan di destinasi tersebut. Saya pribadi suka memilih karya seni dari seniman lokal,” ujar Laura Motta, digital editorial director Lonely Planet.

Sementara, Melissa DaSilva, Presiden Trafalgar North America, menyarankan magnet kulkas sebagai oleh-oleh. Alasannya?

“Selain kerajinan tangan di pasar lokal, salah satu souvenir favorit saya adalah magnet kulkas. Ukurannya kecil, mudah dibawa, tersedia di hampir semua destinasi, dan harganya terjangkau. Setiap kali membuka kulkas, kita diingatkan pada tempat-tempat luar biasa yang pernah dikunjungi. Lagipula, kulkas adalah ‘Louvre’-nya rumah,” kata Melissa DaSilva.

Katy Kastro juga menambahkan bahwa perhiasan lokal juga bisa jadi pilihan. Barang-barang tersebut akan terasa spesial.

“Jika membeli souvenir untuk diri sendiri, saya biasanya memilih perhiasan dari butik lokal. Anting atau kalung mudah dikemas dan membeli karya pengrajin lokal membuat barang tersebut terasa lebih spesial sekaligus mendukung ekonomi setempat,” tutur Katy Nastro.

1. Pakaian

2. Bahan Makanan atau Produk Lokal

3. Karya Seni Lokal

4. Magnet Kulkas

5. Perhiasan Lokal