Bupati Madina Ungkap Ada 6 Desa Bakal Direlokasi karena Banjir, Lahan Belum Ada

Posted on

Bupati Mandailing Natal (Madina) Saipullah Nasution mengungkapkan ada 6 desa di 4 kecamatan bakal direlokasi karena langganan banjir. Namun hingga saat ini belum ada lahan yang tersedia untuk relokasi.

“Program dari pusat itu akan ada bantuan kepada rumah-rumah masyarakat yang rusak ringan, rusak sedang, rusak berat. Yang disebutkan hanya sejumlah uang, kalau itu digunakan untuk bangun rumah terus tanahnya bagaimana?” kata Saipullah Nasution, Senin (12/1/2026).

Saipullah menjelaskan hingga saat ini belum ada lahan yang tersedia untuk relokasi 6 desa itu. Anggaran yang terbatas, menjadi permasalahan dalam pembebasan lahan.

“Kan kita kan di Madina dari peristiwa bencana ini ada 6 desa yang kita relokasi, 6 desa ini kan semua tanahnya belum ada, harus kita beli, uangnya dari mana,” jelasnya.

Keenam desa itu tersebar di 4 kecamatan. Saipullah menyebutkan jika 6 desa ini sudah menjadi langganan banjir tiap tahun.

“Desa di Muara Batang Gadis ada 3 desa, Batahan, Rantau Baek dan di Siabu. Seluruh desanya (direlokasi) kerjakan kita tiap tahun itu udah langganan, jadi kita usulkan pindah semua,” sebutnya.

Mendengar hal itu, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menuturkan jika bakal rapat khusus dengan Menteri PKP dan Menteri ATR/BPN untuk membahas masalah ini. Kementerian ATR/BPN disebut bertugas untuk mencari lahan dan PKP untuk membangun hunian.

“Nanti akan saya akan rapatkan khusus dengan Menteri PKP dan Menteri ATR/BPN, kan ATR/BPN di Keppres tugasnya mencari lahan, kemudian Menteri PKP membangunkan rumahnya,” tutur Tito Karnavian.