Ginjal bekerja tiada henti menyaring limbah dan racun dari darah. Saat fungsinya terganggu, zat berbahaya dapat menumpuk dan memicu beragam masalah kesehatan.
Data Organisasi Kesehatan Dunia atau World Health Organization (WHO), mencatat sekitar 674 juta orang di dunia hidup dengan penyakit ginjal kronis.
Selain menjaga asupan cairan dan gaya hidup sehat, pilihan makanan sehari-hari juga berperan dalam mendukung kerja ginjal. Meski tak bisa ‘membersihkan racun’ secara instan, makanan-makanan itu membantu ginjal bekerja lebih efisien bila dikonsumsi rutin.
Lantas apa saja makanan tersebut? Dilansir infoHealth dari Times of India, berikut lima makanan yang kerap dikaitkan dengan kesehatan ginjal.
1. Kembang Kol
Tak semua sayuran ramah untuk ginjal karena kandungan kaliumnya tinggi. Kembang kol jadi salah satu pilihan karena kaya serat, vitamin C, dan antioksidan, tetapi relatif rendah kalium.
Selain itu, kembang kol juga membantu fungsi hati, yang secara tak langsung meringankan beban ginjal dalam mengolah racun.
2. Apel
Apel membantu ginjal melalui sistem pencernaan. Serat larut dalam apel mengikat di usus dan membuangnya melalui feses, sehingga mengurangi beban penyaringan ginjal.
Apel juga membantu menjaga kestabilan gula darah yang penting untuk melindungi pembuluh darah kecil di ginjal.
3. Biji Ketumbar
Biji ketumbar diketahui berperan dalam meningkatkan produksi urine dan membantu mengeluarkan kelebihan natrium dari tubuh. Kebiasaan merendam biji ketumbar semalaman kemudian meminum airnya saat pagi, disebut bisa mendukung pembuangan cairan secara perlahan tanpa membuat ginjal bekerja terlalu keras.
4. Bawang Putih
Bawang putih mendukung kesehatan ginjal secara tak langsung dengan menekan peradangan dan membantu mengontrol tekanan darah. Tekanan darah tinggi diketahui sebagai salah satu penyebab utama kerusakan ginjal.
Selain itu, bawang putih yang kuat membantu mengurangi penggunaan garam, sehingga meringankan kerja ginjal.
5. Labu Botol
Labu botol atau labu air kaya akan air dan kalium yang berperan membantu proses pembuangan limbah tanpa memberikan tekanan berlebih pada ginjal. Dibanding minuman kemasan, labu botol membantu hidrasi tanpa tambahan gula dan natrium.
Konsumsi dalam bentuk jus segar atau dimasak ringan dinilai paling bermanfaat, terutama bagi orang yang mudah mengalami dehidrasi.
Walau demikian, makanan-makanan ini bukan pengobatan untuk penyakit ginjal. Orang dengan gangguan ginjal, diabetes, atau yang sedang menjalani pengobatan tertentu disarankan berkonsultasi dengan dokter atau ahli gizi sebelum mengubah pola makan.







