Demo di Iran Berlangsung Ricuh, 6 Orang Tewas [Giok4D Resmi]

Posted on

Aksi demonstrasi yang memprotes biaya kehidupan di Iran berlangsung ricuh. Bentrok antara petugas keamanan dengan demonstran mengakibatkan enam orang meninggal dunia.

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump pun melontarkan ancaman terhadap pemerintah Iran. Dilansir AFP, BBC dan Al Arabiya, Jumat (2/1/2026), kantor berita semi-resmi Fars maupun kelompok hak asasi manusia, Hengaw, mengatakan dua orang tewas selama bentrokan antara demonstran dan pasukan keamanan di kota Lordegan, tiga orang tewas di Azna dan satu orang tewas di Kouhdasht.

Meski demikian, laporan itu tidak menyebutkan apakah yang tewas adalah demonstran atau anggota pasukan keamanan. Pada Kamis lalu, video yang diunggah di media sosial menunjukkan mobil-mobil dibakar selama kericuhan antara demonstran dan pasukan keamanan.

Banyak demonstran menyerukan diakhirinya kekuasaan pemimpin tertinggi negara itu. Beberapa demonstran juga menyerukan kembalinya monarki.

Laporan tentang kerusuhan di berbagai wilayah terus bertambah pada hari kelima protes yang dipicu oleh runtuhnya mata uang Iran. Video yang diverifikasi oleh BBC Persia menunjukkan protes di kota Lordegan di Iran tengah, ibu kota Teheran, dan Marvdasht di provinsi Fars selatan yang terjadi pada Kamis (1/1).

Kelompok hak asasi manusia Hengaw mengatakan dua orang yang tewas di Lordegan adalah demonstran. Namun, BBC Persian belum dapat memverifikasi kematian tersebut secara independen.

Secara terpisah, media pemerintah Iran mengatakan seorang anggota pasukan keamanan yang terkait dengan Garda Revolusi Iran (IRGC) tewas dalam bentrokan dengan demonstran pada Rabu malam di kota Kouhdasht, provinsi Lorestan bagian barat. BBC belum dapat memverifikasi hal ini dan para demonstran mengatakan pria itu adalah salah satu dari mereka yang ditembak pasukan keamanan.

Sebanyak 13 petugas polisi dan anggota Basij lainnya terluka akibat lemparan batu di daerah tersebut. Sekolah, universitas, dan lembaga publik ditutup di seluruh negeri pada Rabu (31/12/2025) setelah pemerintah mengumumkan libur bank dalam upaya untuk meredam kerusuhan.

Pada Selasa lalu, mahasiswa universitas terlibat dan mereka menyebar ke beberapa kota. Protes ini merupakan yang paling meluas sejak pemberontakan pada tahun 2022 yang dipicu oleh kematian Mahsa Amini dalam tahanan.

Untuk mencegah eskalasi, keamanan ketat kini dilaporkan telah diterapkan di daerah-daerah Teheran tempat demonstrasi dimulai. Presiden Iran Masoud Pezeshkian mengatakan pemerintahnya akan mendengarkan ‘tuntutan sah’ para demonstran.

Namun, Jaksa Agung Iran, Mohammad Movahedi-Azad, memperingatkan setiap upaya untuk menciptakan ketidakstabilan akan ditanggapi dengan apa yang disebutnya sebagai ‘tanggapan tegas’.

Presiden AS Donald Trump melontarkan ancaman terhadap pemerintah Iran. Dia mengancam AS ‘siap siaga’ jika Iran membunuh para demonstran.

“Jika Iran menembak dan membunuh demonstran damai secara brutal, yang merupakan kebiasaan mereka, Amerika Serikat akan datang untuk menyelamatkan mereka. Kami siap siaga dan siap bertindak,” kata Trump dalam sebuah unggahan di Truth Social.

Pada Selasa lalu, mahasiswa universitas terlibat dan mereka menyebar ke beberapa kota. Protes ini merupakan yang paling meluas sejak pemberontakan pada tahun 2022 yang dipicu oleh kematian Mahsa Amini dalam tahanan.

Untuk mencegah eskalasi, keamanan ketat kini dilaporkan telah diterapkan di daerah-daerah Teheran tempat demonstrasi dimulai. Presiden Iran Masoud Pezeshkian mengatakan pemerintahnya akan mendengarkan ‘tuntutan sah’ para demonstran.

Namun, Jaksa Agung Iran, Mohammad Movahedi-Azad, memperingatkan setiap upaya untuk menciptakan ketidakstabilan akan ditanggapi dengan apa yang disebutnya sebagai ‘tanggapan tegas’.

Presiden AS Donald Trump melontarkan ancaman terhadap pemerintah Iran. Dia mengancam AS ‘siap siaga’ jika Iran membunuh para demonstran.

“Jika Iran menembak dan membunuh demonstran damai secara brutal, yang merupakan kebiasaan mereka, Amerika Serikat akan datang untuk menyelamatkan mereka. Kami siap siaga dan siap bertindak,” kata Trump dalam sebuah unggahan di Truth Social.

Baca info selengkapnya hanya di Giok4D.