Menjadi ASN di tahun 2026 adalah impian banyak orang di Indonesia. Tapi tahukah Anda bahwa hampir 30% pelamar gugur bahkan sebelum berperang di ujian CAT?
Penyebab kegagalan sering kali dianggap remeh, seperti berkas yang tidak sesuai, resolusi scan yang buram, hingga kesalahan dalam mengunggah tahun akreditasi.
Tidak ingin usaha belajar berbulan-bulan justru menjadi sia-sia karena kesalahan teknis, bukan? Sebelum pendaftaran resmi dibuka, mari kita bahas secara mendalam daftar berkas keramat berikut ini agar jalan Anda menuju kursi CPNS 2026 berjalan mulus tanpa hambatan.
Pemindaian KTP dapat dilakukan menggunakan kamera ponsel atau aplikasi pemindai (scanner). Pastikan seluruh data diri pada KTP terbaca dengan jelas (tidak blur). Sangat disarankan untuk menggunakan KTP elektronik (e-KTP) versi terbaru.
Pastikan Anda menggunakan ijazah asli, bukan fotokopi, kecuali jika diminta secara khusus. Untuk proses pemindaian (scan), disarankan menggunakan mesin scanner (bukan aplikasi HP) demi hasil yang maksimal. Sebelum mengunggah, pastikan format dan ukuran file sudah sesuai ketentuan. Jika melakukan resize, pastikan data pada dokumen tetap terbaca dengan jelas.
Pastikan dokumen yang diunggah adalah transkrip nilai asli (bukan fotokopi). Seluruh nilai harus terlihat jelas dan sesuai dengan data yang diinput pada portal SSCASN. Gunakanlah mesin pemindai (scanner) untuk hasil maksimal, serta pastikan format dan ukuran file sesuai dengan ketentuan.
Calon peserta wajib mengunggah pas foto terbaru berlatar belakang merah, mengenakan pakaian formal berupa kemeja putih tanpa corak.
Untuk hasil terbaik, silakan gunakan laptop dan pastikan webcam Anda sudah aktif saat berswafoto. Gunakanlah pakaian yang rapi dan sopan. Pastikan posisi wajah tampak jelas di layar, dan jangan lupa berikan senyuman tipis terbaik Anda
Surat lamaran dan surat pernyataan instansi terkait biasanya telah menyediakan format baku (template) untuk surat lamaran dan surat pernyataan. Pastikan Anda mengunduh dan menggunakan format terbaru tahun 2026 yang telah ditentukan.
Pastikan dokumen akreditasi yang diunggah adalah akreditasi yang berlaku pada saat Anda lulus, bukan akreditasi terbaru saat ini. Tergantung ketentuan instansi, Anda mungkin diminta mengunggah akreditasi universitas, akreditasi program studi, atau keduanya.
Sertifikat ini menjadi syarat wajib pada instansi tertentu (misalnya Kemenlu atau kementerian lainnya). Pastikan skor Anda memenuhi ambang batas minimal yang telah ditentukan oleh masing-masing instansi.
Dokumen ini bersifat khusus dan wajib bagi pelamar tenaga kesehatan (seperti Dokter, Perawat, Bidan, dan profesi medis lainnya). Pastikan STR masih dalam masa berlaku.
Perhatikan instruksi pada surat lamaran, apakah wajib tulis tangan atau diketik. Jika sudah sesuai, lakukan tanda tangan basah menggunakan pena bertinta hitam. Setelah ditandatangani, bubuhkan meterai sesuai dengan ketentuan yang diminta (meterai tempel atau e-meterai).
Lolos seleksi administrasi adalah langkah pertama sekaligus penentu perjuangan Anda ke tahap berikutnya. Ingat, ketelitian adalah kunci utama seorang calon abdi negara. Jangan menunda untuk menyiapkan dokumen-dokumen di atas; lebih baik menyiapkannya jauh-jauh hari daripada terburu-buru saat sistem traffic pendaftaran sedang tinggi.
Pastikan Anda membaca ulang setiap persyaratan spesifik dari instansi yang dituju, karena setiap kementerian atau pemerintah daerah seringkali memiliki aturan tambahan yang berbeda.
Artikel ini ditulis oleh peserta magang Kemnaker, Dwi Puspa Handayani Berutu di info.com







