Gubsu Bobby Geser Anggaran Rp 430 M untuk Penanganan Pascabencana

Posted on

Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Bobby Nasution mengungkapkan ada pergeseran anggaran untuk penanganan pascabencana. Anggaran yang disiapkan sebesar Rp 430,5 miliar.

“Kebijakan pergeseran anggaran pascabencana total kebutuhan anggaran yang kami geser Rp 430 miliar lebih,” kata Bobby Nasution saat rapat koordinasi dengan Mendagri hingga seluruh kepala daerah di Sumut, Senin (12/1/2026).

Bobby merinci ada Rp 275 miliar yang digeser untuk bidang infrastruktur. Sementara bidang komunikasi dan informatika sebesar Rp 1,68 miliar.

“Untuk bidang infrastruktur ada Rp 275 miliar, ini penambahan dari anggaran sebelumnya, ada 20-an lebih ruas jalan yang akan kami perbaiki melalui penambahan anggaran,” ucapnya.

“Untuk bidang komunikasi dan informatika ada Rp 1,68 miliar tambahan yang kami berikan,” imbuhnya.

Bidang pendidikan, ada uda kategori anggaran yang digeser oleh Bobby. Yakni untuk biaya sekolah sebesar Rp 21,7 miliar dan Rp 15 miliar untuk fisik bangunan.

“Bidang pendidikan, walaupun sama-sama bidang pendidikan, yang Rp 21,7 miliar ini akan kami fokuskan untuk membantu pembiayaan sekolahnya, lebih ke siswanya bukan bangunan fisik sekolahnya, kita gratiskan biaya sekolahnya yang di tahun ini rencana kami hanya untuk Kepulauan Nias namun kami tambahan di 5 kabupaten/kota untuk SMA/SMK dan SLB, untuk fisik bangunan nilainya Rp 15 miliar,” ujarnya.

Bidang kesehatan, ada revitalisasi Rumah Sakit Khusus Mata dan penambahan bus kesehatan keliling. Anggaran yang digeser untuk bidang kesehatan mencapai Rp 6,9 miliar.

“Bidang kesehatan ada revitalisasi rumah sakit kami Rp 6,9 miliar dan penambahan bus kesehatan bergerak. Kemarin pas Pak Presiden berkunjung ke Tapanuli Selatan kami berikan sedikit gambaran soal bus kesehatan yang kami miliki dan ini titip supaya ini ditambahin lagi agar bisa di kabupaten/kota lainnya,” sebutnya.

Sementara ada bantuan keuangan tambahan dari provinsi ke 17 kabupaten/kota yang terdampak. Anggaran yang disiapkan sebesar Rp 110 miliar.

“Bantuan keuangan provinsi, ini tambahan untuk kabupaten/kota yang terdampak ini bantuan provinsi akan kami tambahkan ke 17 kabupaten/kota sebesar Rp 110 miliar, besarannya sudah kami list tergantung kebutuhan masing-masing,” tuturnya.