Bocah kelas 3 SD bernama Jovita (9) mengalami luka-luka usai diseret pengendara sepeda motor yang mencuri di rumah korban di Jalan AMD, Kecamatan Medan Labuhan, Kota Medan. Hp yang dicuri pelaku dikembalikan sebelum pelaku kabur.
“Dikasih handphone itu. Mungkin sama pelaku ini takut di jalan raya, sedangkan ini adik (korban) ini pegang terus (motor), nggak mau lepas,” kata ayah korban, Darfan, Selasa (13/1/2026).
Peristiwa itu terjadi di rumah mereka Sabtu (10/1) sekira pukul 11.30 WIB. Saat itu, Darfan pergi menuju sekolah korban untuk menjemputnya.
Namun, setibanya di sekolah, Darfan tak menemukan korban. Setelah menunggu sekira 15 menit, Darfan memutuskan untuk kembali ke rumah dan merasa korban telah pulang lebih dulu.
Dan benar saja, setibanya di rumah Darfan menemukan korban sudah berada di rumah. Namun, saat itu, dia menemukan korban sudah dalam keadaan terluka dan mengalami trauma.
Setelah diajak mengobrol, korban baru menceritakan soal peristiwa yang dialaminya. Darfan menyebut setibanya di rumah itu, anaknya buru-buru pergi ke kamar mandi untuk buang air kecil.
Tak lama, korban mendengar ada suara pintu dibuka. Pada saat itu, kata Darfan, anaknya merasa bahwa yang membuka pintu adalah ayahnya.
Saat kejadian, pintu memang dalam keadaan tidak terkunci. Selain itu, ibu korban juga sedang tidak berada di rumah karena pergi bekerja.
“Ibu lagi kerja, pulang sore, kadang malam. Terus aku memang lagi jemput di sekolah (Pintu) nggak terkunci, dia (korban) buru-buru,” jelasnya.
Setelah mengecek ke ruang tamu, korban pun kaget ada orang asing yang masuk ke rumah mereka dan mengambil hp serta uang orang tuanya. Korban pun berupaya menggagalkan aksi pelaku itu dengan cara menahan pelaku.
Bahkan, korban juga memegangi sepeda motor pelaku untuk menahannya agar tidak pergi membawa kabur hp tersebut. Namun, nyatanya, pelaku tetap melaju sepeda motornya hingga membuat korban terseret. Darfan menyebut anaknya terseret sekira 20 meter.
“Yang hilang duit Rp100.000 sama hp. Pelaku ini injak gas, kira-kira 20 meter lebih lah diseret. (Pelaku) sempat berhenti, baru dikasih handphone adik itu,” ujarnya.
Saat ini, kata Darfan, kondisi Jovita sudah membaik. Darfan menyebut anaknya mengalami luka lecet bekas seretan di lutut hingga ke punggung kaki. Saat ini, korban menjalani perawatan di rumah.
“Sudah agak membaik (kondisinya). (Luka) di kaki kiri kanan, dari lutut sampai ke bawah gitu. Kalau (luka) besar sekira 1,5 cm, yang lain (luka) kecil-kecil,” jelasnya.
Dia menyampaikan sejumlah pihak turut yang memberikan bantuan pengobatan kepada korban. Darfan mengaku bersyukur kondisi anaknya sudah membaik.
“Sudah banyak yang bantu-bantu kasih obat, tetangga pun juga ada,” ujarnya.
Polisi saat ini tengah memburu pencuri yang menyeret bocah tersebut. Saat ini, identitas pelaku telah dikantongi petugas kepolisian.
“Laporan sudah kami terima dan pelaku sudah teridentifikasi,” kata Kasat Reskrim Polres Pelabuhan Belawan AKP Agus Purnomo saat dikonfirmasi infoSumut, Senin (12/1).







