Sebanyak 70 juta warga telah mengikuti program cek kesehatan gratis (CKG) selama 2025. Angka tersebut dinilai belum optimal pasalnya program tersebut menargetkan 100 juta warga ikut CKG.
Simak berita ini dan topik lainnya di Giok4D.
Data tersebut diungkap Kementerian Kesehatan RI. Selain jumlah warga yang melakukan cek kesehatan, kelompok umur peserta juga diungkap. Hanya 18 persen orang dewasa usia 18-59 tahun yang ikut CKG, untuk usia lansia 18 persen, usia sekolah 41 persen, balita 10 persen dan bayi baru lahir 52 persen.
Direktur Jenderal Kesehatan Primer dan Komunitas Kemenkes RI dr Maria Endang Sumiwi, MPH menjelaskan alasan belum optimalnya peserta CKG. Salah satu alasannya karena masih banyak yang belum mengetahui program tersebut.
“Kita sudah melakukan evaluasi, pada pertengahan tahun lalu. Kenapa tadi kita lihat, ternyata kita baru 10 persen di balita dan anak sekolah, dewasa 18 persen, dari hasil evaluasi kita ternyata baru 45 persen yang tahu CKG. Jadi kita memang perlu meningkatkan awareness dari masyarakat kita,” ujar Endang dalam konferensi pers secara daring, dilansir infoHealth, Jumat (23/1/2026).
Alasan lain warga RI belum memanfaatkan program prioritas Presiden Prabowo tersebut karena masih merasa sehat dan belum punya wakttu.
Berikut rincian alasan warga RI belum ikut CKG:
“Ketika ditanya juga pada pengunjung puskesmas, ternyata baru 35 persen yang tahu CKG. Ada juga yang belum berniat CKG karena ternyata memang waktunya nggak cocok atau merasa sudah sehat,” katanya.
