Ini Tips dari Dokter Cegah Cedera saat Berlari Bagi Pemula

Posted on

Belakangan lari pagi atau sore hari menjadi salah satu olahraga ringan yang digemari masyarakat. Namun, jika salah melakukannya, olahraga tersebut justru dapat menyebabkan cedera atau yang disebut dengan runners knee.

“Runner knee adalah suatu kondisi dimana seseorang mengalami nyeri di sisi depan daripada lutut. Yang terjadi bisa akibat dari penggunaan berlebihan tanpa diberikan penguatan otot yang proper dan tanpa pemanasan yang benar, ” kata dokter spesialis foot and ankle, Dr. Charles Apulta Meliala saat diwawancarai infoSumut, Selasa (6/1/2026).

Dr. Charles menjelaskan, bahwa kesalahan yang sering dilakukan pemula adalah menyamakan olahraga dan latihan fisik.

“Kesalahan yang paling sering terjadi biasanya menyamakan antara olahraga dan latihan fisik. Dimana keduanya sebenarnya sama pentingnya dan saling mendukung satu sama lain, ” ungkapnya.

Dia menyebut, salah satu tips yang harus dilakukan pemula sebelum melakukan olahraga lari adalah pemanasan agar otot tidak cepat lelah.

“Sebelum rutin berlari, ada baiknya kita membarengi dengan penguatan otot agar otot tidak cepat fatigue dan kuat untuk diajak berlari. Kemudian selalu lakukan pemanasan setiap sebelum lari agar terhindar dari cidera, ” ungkapnya.

Selain itu, Dr. Charles memberikan tips untuk menggunakan sepatu yang berukuran pas dan menggunakan plat karbon untuk menghindari cedera saat berolahraga.

“Dan gunakan sepatu yang proper untuk mencegah kaki terkilir saat melakukan olahraga lari. Untuk pemula, sebisa mungkin hindari sepatu dengan penggunaan plat carbon. Cari sepatu yang press-fit terhadap ukuran kaki, dan nyaman saat digunakan. Karena sepatu yang terlalu longgar maupun terlalu sempit, dapat membuat resiko cidera pada kaki dan ankle, ” tutupnya.

Artikel ini ditulis oleh Rindi Antika peserta program Maganghub Kemnaker di infocom.