Intip ‘Kalkulator Pintar’ Lawas Koleksi Musperin Medan

Posted on

Di era serba digital, kita terbiasa menghitung cepat lewat layar smartphone. Namun, pernahkah Anda membayangkan bagaimana perusahaan perkebunan raksasa di Sumatera Utara mengelola angka-angka ekspor dan logistik secara akurat puluhan tahun lalu?

Jawabannya ada di Museum Perkebunan Indonesia (Musperin). Di sana, tersimpan koleksi mesin hitung mekanik yang menjadi “otak” administrasi perkebunan di masa lalu. Salah satu yang paling menarik adalah mesin hitung merek Pitney-Bowes dan Gallant.

“Alat hitung berkembang sejak manusia membutuhkan media untuk membantu aktivitas aritmatika dasar seperti penjumlahan, pengurangan, pembagian, dan perkalian segala benda ataupun yang dapat dihitung,” tulis narasi dalam arsip Museum.

Koleksi mesin hitung Pitney-Bowes yang dipajang merupakan hibah dari PT Socfindo. Dengan bodi logam yang kokoh berukuran 33 cm x 22 cm, mesin ini bukan sekadar alat tambah-kurang biasa.

Mesin ini dirancang khusus sebagai Stamp Counting Machine atau mesin hitung perangko. Hebatnya, alat ini memiliki fitur otomatis untuk mendeteksi jumlah lembaran perangko sekaligus mendeteksi jika ada perangko yang ganda atau rusak. Di zaman ketika perangko adalah alat tukar dan administrasi penting, akurasi mesin ini sangatlah krusial.

Sebelum mesin-mesin besi ini tiba di tanah Deli, sistem perhitungan di perkebunan awalnya mengandalkan sempoa. Dalam sejarahnya, penggunaan sempoa dinilai lebih efisien karena pekerja tidak perlu terus-menerus “mencoret-coret” kertas untuk melakukan perhitungan dasar dalam kelipatan per sepuluh.

“Perangkat hitung paling awal yang dipergunakan oleh manusia di dalam sejarah ialah sempoa. Dengan mempergunakan sempoa, manusia tidak perlu mencoret-coret kertas dalam menghitung,” jelas informasi di museum tersebut.

Mesin-mesin hitung ini menjadi saksi bisu betapa telitinya pengelolaan uang dan logistik di sektor perkebunan, yang dulu membuat Medan dikenal sebagai pusat ekonomi penting. Kehadiran merek seperti Gallant dan Pitney-Bowes menunjukkan bahwa teknologi terbaik dunia pada zamannya langsung didatangkan ke Sumatera Utara.

Bagi pengunjung yang ingin melihat bagaimana evolusi “kalkulator raksasa” ini, koleksi tersebut bisa dijumpai di Musperin 2, Jalan Pemuda, Medan. Di sana, pengunjung bisa melihat langsung detail tuas dan angka-angka fisik yang dulunya menentukan keuntungan perusahaan-perusahaan besar dunia.

Artikel ini ditulis A. Fahri Perdana Lubis, peserta Maganghub Kemnaker di infocom

Teknologi ‘Anti-Tipu’ pada Masanya

Dari Sempoa ke Mekanik

Saksi Bisu Kejayaan Ekonomi