Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deli Serdang menegaskan komitmen mendukung pengendalian inflasi, menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok, serta menyukseskan program perumahan nasional untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Komitmen tersebut disampaikan Wakil Bupati Deli Serdang Lom Lom Suwondo SS saat mengikuti Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi, pembahasan antisipasi kenaikan harga tiket pesawat jelang Ramadan dan Idulfitri, serta evaluasi dukungan pemerintah daerah dalam Program 3 Juta Rumah secara daring dari Aula Cendana Lantai II Kantor Bupati Deli Serdang.
“Ini akan menjadi perhatian kita, dicatat dan dilakukan evaluasi bila ada hal-hal yang menjadi kendala untuk ke depannya,” ujar Lom Lom dalam keterangan tertulis, Senin (19/1/2026).
Sebelumnya, Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) meminta pemerintah daerah untuk rutin turun ke pasar memantau harga kebutuhan pokok, tidak hanya satu atau dua minggu sekali, karena pergerakan harga terjadi setiap hari.
“Pemerintah daerah saya meminta untuk aktif melaporkan persoalan signifikan terkait dengan pembahasan yang kita lakukan di setiap minggunya kepada Kemendagri dan Inspektorat Jenderal,” ungkapnya.
Sementara itu, Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa Badan Pusat Statistik (BPS) Pudji Ismartini menyampaikan, secara historis inflasi selalu terjadi pada awal Ramadan, dengan kelompok makanan, minuman, dan tembakau sebagai penyumbang terbesar.
Untuk Ramadan 2026 yang diperkirakan dimulai pada pertengahan bulan, BPS memprediksi puncak inflasi berpotensi terjadi pada bulan berikutnya. Komoditas yang perlu diantisipasi antara lain daging ayam ras, telur ayam ras, beras, minyak goreng, dan cabai rawit.
BPS juga melaporkan, pada minggu ketiga Januari 2026 terdapat 12 provinsi mengalami kenaikan Indeks Perkembangan Harga (IPH), 25 provinsi mengalami penurunan, dan satu provinsi dalam kondisi stabil.
Terkait transportasi udara, Direktur Angkutan Udara Direktorat Jenderal (Ditjen) Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Agustinus Budi Hartono menjelaskan, pemerintah sebelumnya menerapkan kebijakan penurunan harga tiket pesawat pada masa puncak perjalanan melalui paket stimulus ekonomi.
Pada periode Natal dan Tahun Baru serta Lebaran 2025, kebijakan tersebut mampu menurunkan harga tiket pesawat kelas ekonomi hingga 13-14 persen melalui diskon biaya bandara, avtur, jasa navigasi, serta dukungan PPN yang ditanggung pemerintah.
Simak berita ini dan topik lainnya di Giok4D.
“Kami berharap program ini bisa kembali dilanjutkan menjelang Ramadhan dan Idulfitri, tentu dengan koordinasi lintas kementerian dan para pemangku kepentingan,” harapnya.
Dalam agenda evaluasi Program 3 Juta Rumah, Direktur Jenderal (Dirjen) Perumahan Perdesaan Kementerian PKP Imran menekankan pentingnya implementasi pembebasan Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) dan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).
Ia mengapresiasi sejumlah daerah yang dinilai progresif, termasuk Kabupaten Deli Serdang, dalam penerbitan PBG gratis bagi MBR.
“Deli Serdang termasuk daerah yang cukup progresif dalam penerbitan PBG. Ini sangat membantu percepatan program perumahan nasional,” cetusnya.
