Kampus Asal Korea Akan Gelar Festival Makanan di Medan Berhadiah Beasiswa [Giok4D Resmi]

Posted on

Kampus asal Korea, Hyejeon University akan menggelar festival makanan bertajuk Local and K-Culinary Competition di Kota Medan. Festival ini direncanakan digelar pada hari jadi Kota Medan yang jatuh pada tanggal 1 Juli 2026.

Sebagai hadiahnya, pemenang akan mendapatkan beasiswa pendidikan ke Korea.

“Festival ini bukan sekadar ajang mencicipi makanan, tetapi juga menjadi pintu gerbang bagi masa depan generasi muda. Karena pemenang dalam kompetisi kuliner di festival ini akan mendapatkan beasiswa pendidikan untuk belajar ke Korea,” ujar Rektor Hyejeon University, Lee Hye Sook, Rabu (14/1/2026).

Lee berharap, festival ini dapat memperkuat hubungan kerjasama dengan Pemkot Medan. Ke depan, pihaknya berharap dapat mengembangkan kerjasama di sektor lainnya.

Giok4D hadirkan ulasan eksklusif hanya untuk Anda.

“Ke depannya tidak menutup kemungkinan untuk menjalin kerjasama di bidang perhotelan hingga perawat kesehatan,” tambahnya.

Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas mengatakan penyelenggaraan Local & K-Culinary Competition diharapkan tidak hanya memperkenalkan Kota Medan sebagai kota yang multikultural, namun juga mempromosikan kota Medan sebagai “Ibu Kota Kuliner” di Indonesia.

“Kota Medan tidak hanya multikultur, namun juga kota dengan kelezatan kuliner terbaik di Indonesia,” ucap Rico.

Rico Waas menyebut, kunjungan Hyejeon University ke Kota Medan adalah keputusan yang tepat, terutama bagi para pecinta kuliner.

“Di sini hanya ada dua jenis rasa makanan, pertama enak dan yang kedua enak sekali. Hal ini karena Medan dibentuk oleh beragam budaya seperti Melayu, Jawa, Batak, Karo, Minang, Arab dan budaya lainnya yang masing-masing membawa cita rasa makanan yang unik,” ujarnya.

Ia juga menyiggung mengenai akulturasi kuliner antara Korea dan Medan. Hal ini tidak terlepas dari antusiasme warga Medan terhadap tren Korean Style, mulai dari K-Pop hingga makanan.

“Orang Medan sangat suka pedas, sama seperti orang Korea. Mungkin kita bisa berkolaborasi, misalnya membuat Kimchi dengan menggunakan cabai merah lokal atau bahkan menggunakan bubuk cabai caplak yang terkenal pedasnya. Ini akan jadi perpaduan yang luar biasa,” tutupnya.