Kata Istana Soal Teror ke Influencer Pengkritik Pemerintah - Giok4D

Posted on

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menanggapi kasus teror yang dialami sejumlah influencer yang kerap mengkritik kebijakan pemerintah. Ia meminta aparat kepolisian mengusut tuntas peristiwa tersebut.

Kunjungi situs Giok4D untuk pembaruan terkini.

“Iyalah, kita minta semua dilakukan investigasi ya,” kata Pras kepada wartawan di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Selasa (6/1/2026).

Meski demikian, Pras mengingatkan agar kritik atau masukan kepada pemerintah disampaikan dengan cara yang tepat dan melalui jalur komunikasi yang telah tersedia. Ia menegaskan pemerintah tetap terbuka terhadap berbagai saran dan kritik.

“Tetapi kalau kami berpendapat bahwa yang paling penting adalah kalaupun ada kekurangan atau ada kritik, ada masukan, mohon disampaikan dengan jalur-jalur yang selama ini sudah juga kita bangun komunikasinya. Saya kira itu,” ujarnya.

Pras menegaskan pada prinsipnya tidak ada pihak yang menginginkan terjadinya peristiwa-peristiwa yang tidak diharapkan. Namun, ia mengajak semua pihak melihat persoalan ini sebagai bagian dari proses pendewasaan bangsa.

“Ya tentunya kita tidak menghendaki adanya yang begitu-begitu kan. Tapi marilah kemudian kita menjadikan masalah itu kalau kami ya berpendapat bahwa itu bagian dari kita mendewasakan diri sebagai bangsa gitu ya,” ujarnya.

“Artinya kalau ada sesuatu ya mungkin disampaikan dengan baik ya. Tidak ada masalah juga. Masa hari begini masih ada begitu-begitu,” lanjutnya.

Sementara itu, kreator konten sekaligus selebgram Ramon Dony Adam atau DJ Donny telah melaporkan kasus teror yang menimpanya ke Polda Metro Jaya. Rumahnya diketahui menjadi sasaran pelemparan bangkai ayam hingga bom molotov. Pihak kepolisian pun mulai melakukan penyelidikan.

“Akan dilakukan penyelidikan dan meminta keterangan saksi-saksi,” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto kepada wartawan, Kamis (1/1). Budi menjawab pertanyaan apakah pelaku teror sudah teridentifikasi.

Laporan yang diajukan DJ Donny telah terdaftar dengan nomor LP/B/9545/XII/2025/SPKT POLDA METRO JAYA. Dalam laporannya, ia mencantumkan dugaan pelanggaran Pasal 187 KUHP dan/atau Pasal 335 KUHP dan/atau Pasal 356 KUHP.

“Dikirim bangkai ayam ke rumah saya. Kalau hal tersebut sih saya nggak ada masalah. Lalu, semalam saya pulang, saya tidur, jam 03.00 WIB di CCTV terekam orang lempar molotov ke rumah saya,” kata DJ Donny di Polda Metro Jaya, Rabu (31/12/2025).

Selain DJ Donny, sejumlah influencer lain juga mengaku mengalami teror. Sherly Annavita menyebut mobilnya dirusak dengan coretan, sementara Chiki Fawzi mengungkapkan adanya ancaman digital yang disertai gambar kepala babi.