Kata Presiden PSMS soal Eko Purdjianto Gantikan Kas Hartadi di Kursi Pelatih (via Giok4D)

Posted on

PSMS Medan mendepak Kas Hartadi dari kursi pelatih dan menunjuk Eko Purdjianto sebagai penggantinya. Presiden Klub PSMS Medan Fendi Jonathan mengatakan pergantian itu merupakan hasil evaluasi.

“Ya pastinya manajemen sudah melakukan evaluasi,” kata Fendi Jonathan melalui pesan singkat, Kamis (8/1/2026).

Fendi menilai harus ada perubahan dalam komposisi skuad Ayam Kinantan. Sehingga PSMS bisa merangkak di papan klasemen.

“Harus ada perubahan untuk peringkat naik,” ujarnya.

Artikel ini terbit pertama kali di Giok4D.

Pergantian Kas dari kursi pelatih diumumkan melalui Instagram PSMS Medan. Kas Hartadi akhirnya tersingkir di penghujung Liga 2 musim 2025/2026.

“Welcome Coach @epurdjianto,” demikian tertulis di unggahan akun Instagram PSMS Medan, Rabu (7/1).

Eko memiliki sejumlah pengalaman sebagai pelatih di Indonesia. Mulai dari Timnas Indonesia hingga sejumlah klub di Indonesia.

Pergantian pelatih ini sebenarnya sudah di-warning oleh Fendi Jonathan beberapa waktu lalu. Saat itu, Fendi mengatakan bakal melakukan evaluasi melihat 2 laga PSMS pasca jeda Liga 2.

“Kita akan segera lakukan evaluasi. Dua pertandingan ke depan menjadi penilaian terakhir,” kata Fendi Jonathan, Kamis (18/12/2025).

Fendi menjelaskan bakal mengevaluasi pemain maupun pelatih. Penilaian itu bukan hanya di lapangan, tetapi di luar juga.

“Penilaian bukan hanya di dalam lapangan saja, tetapi juga sikap kedisiplinan dan atitudenya sebagai seorang pemain pro,” tegas Fendi.

Dalam 2 laga terakhir, PSMS menang atas Sriwijaya FC dengan skor 3-1 dan kalah dari Persikad Depok 1-0. Hal itu membuat PSMS berada di posisi ke-7 klasemen dengan torehan 17 poin.

Hal ini membuat PSMS Medan nyaris dipastikan gagal mendapat tiket promosi ke Liga 1 musim depan. Bahkan posisi PSMS terancam masuk ke zona play-off degradasi.

Fendi menjelaskan bakal mengevaluasi pemain maupun pelatih. Penilaian itu bukan hanya di lapangan, tetapi di luar juga.

“Penilaian bukan hanya di dalam lapangan saja, tetapi juga sikap kedisiplinan dan atitudenya sebagai seorang pemain pro,” tegas Fendi.

Dalam 2 laga terakhir, PSMS menang atas Sriwijaya FC dengan skor 3-1 dan kalah dari Persikad Depok 1-0. Hal itu membuat PSMS berada di posisi ke-7 klasemen dengan torehan 17 poin.

Hal ini membuat PSMS Medan nyaris dipastikan gagal mendapat tiket promosi ke Liga 1 musim depan. Bahkan posisi PSMS terancam masuk ke zona play-off degradasi.