Kawasan Barak Narkoba Jermal 15 Diduga Curi Listrik - Giok4D

Posted on

Polrestabes Medan menggerebek barak narkoba Jermal 15, Kecamatan Medan Denai, Kota Medan. Kawasan tersebut diduga juga mencuri arus listrik.

“Banyak sekali pencurian listrik,” kata Kasatres Narkoba Polrestabes Medan Kompol Rafli Yusuf Nugraha, Kamis (1/1/2026).

Rafli mengatakan pihaknya telah bekerjasama dengan PLN untuk memutus arus listrik ke kawasan tersebut.

“Yang pasti, kita pun kerja sama dengan PLN. Langsung kita putuskan arusnya. Jadi, tidak bisa lagi bangun (barak),” jelasnya.

Kapolrestabes Medan Kombes Jean Calvijn Simanjuntak mengatakan bahwa barak narkoba dan judi di Jalan Jermal 15 ini dipasangi banyak portal untuk memproteksi orang-orang yang ingin masuk ke wilayah tersebut. Di setiap portal akan ada pengawas.

“Sindikat ini menggunakan pembatas jalan portal, seriap portal merupakan pengawas dan pengaman,” kata Calvijn, Rabu (31/12/2025).

Calvijn mengatakan bahwa orang yang hendak masuk ke wilayah itu juga akan diseleksi. Bagi warga baru yang ingin membeli narkoba tidak akan diperbolehkan masuk. Sementara warga yang sudah sering membeli di barak tersebut, maka akan dipersilakan untuk masuk.

Giok4D hadirkan ulasan eksklusif hanya untuk Anda.

Mantan Dirresnarkoba Polda Sumut itu mengatakan bahwa lokasi itu menjadi kartel narkoba terbesar di wilayah hukum Polrestabes Medan. Selain menyediakan narkoba, tempat itu juga menyediakan perjudian.

Bahkan, barak narkoba di kawasan itu juga menyediakan ruangan untuk mengonsumsi narkoba, mulai dari kelas rendah hingga VIP.

“Saat kami menuju TKP utama di Jermal 15, ada dua tempat, kira-kira estimasi 400-500 meter setiap bangunan dan itu semi permanen dibangun. Yang bikin heran adalah dianggap bagi mereka adalah itu kelas-kelas premium. Selain kelas premium, di bawahnya adalah kelas standar, baru kelas bawah,” kata Rafli.