Insiden kebakaran kapal di Galangan PT ASL Shipyard, Kota Batam, Kepulauan Riau (Kepri), kembali terjadi pada siang hari tadi. Informasi kebakaran tersebut diketahui dari video yang beredar.
Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Kadisnakertrans) Provinsi Kepulauan Riau, Diky Wijaya, membenarkan kejadian tersebut. Ia mengatakan kapal tersebut dalam kondisi kosong dan tidak sedang melakukan aktivitas pekerjaan apa pun saat kebakaran terjadi.

“Kapal itu belum ada pengerjaan, masih parkir di PT ASL dan sudah sekitar enam bulan berada di sana. Belum ada kegiatan tank cleaning,” kata Diky saat dikonfirmasi, Minggu (25/1/2026).
Diky menjelaskan, hingga saat ini pengawas Disnaker masih melakukan pendalaman untuk mengetahui penyebab pasti kebakaran. Hal ini dilakukan mengingat kapal tersebut merupakan kapal muatan minyak mentah, sehingga diperlukan pemeriksaan menyeluruh.
“Penyebab kebakaran masih diidentifikasi. Pengawas masih mendalami kejadian ini,” katanya.
Ia memastikan, dalam peristiwa tersebut tidak terdapat korban jiwa maupun korban luka
“Tidak ada korban, karena memang kapalnya kosong dan tidak ada aktivitas,” jelasnya.
Dari informasi yang didapat, kapal yang terbakar itu milik PT Elnusa Trans Samudera yang akan melakukan perbaikan di lokasi galangan tersebut.






