Komandan Kompi (Danki) Bantuan Yonzipur 16/Dhika Anoraga Kodam Iskandar Muda Kapten Czi Muhammad Syaugi Ichwanto meninggal dunia usai mobil yang ditumpanginya bersama sejumlah prajurit mengalami kecelakaan tunggal di Bireuen. Syaugi saat itu dalam perjalanan pulang setelah membangun jembatan bailey di Aceh Tengah.
Insiden bermula saat Syaugi dan prajuritnya berpamitan dengan warga Kampung KR Pelang untuk kembali ke home base. Mereka telah selesai membangun jembatan bailey dan melakukan peresmian sehingga dapat dilewati masyarakat terdampak bencana.
Perpisahan berlangsung penuh keharuan. Syaugi bersama sembilan prajurit Yonzipur 16 pulang dengan kendaraan dinas jenis Isuzu MPS 3911-05.
Ketika melintas di Kilometer 22 Desa Kreung Simpo, Kecamatan Juli, Bireuen, mobil diduga keluar jalur di tikungan tajam.
Kecelakaan terjadi Rabu (21/1) sekira pukul 00.15 WIB. Dalam insiden tersebut, Syaugi meninggal dunia, lima prajurit mengalami luka berat dan empat lainnya luka ringan.
Seluruh korban selanjutnya dievakuasi ke RS Fauziah, Bireuen. Jenazah Syaugi dievakuasi ke Banda Aceh untuk kemudian diberangkatkan menuju rumah duka di Jalan Manggis No.83A, RT.4/RW.4, Pesanggrahan, Kecamatan Pesanggrahan, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta.
“Almarhum adalah prajurit yang berdedikasi tinggi dan memiliki semangat pengabdian yang tulus kepada negara dan bangsa. Almarhum gugur dalam perjalanan kembali setelah selesai melaksanakan tugas pemasangan jembatan darurat pada penanggulangan bencana hidrometeorologi di Provinsi Aceh, serta menjadi teladan bagi rekan-rekannya,” kata Pangdam Iskandar Muda Mayor Jenderal TNI Joko Hadi Susilo dalam keterangannya, Kamis (22/1/2026).
Upacara pelepasan jenazah dipimpin Joko di Cargo Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda, Kecamatan Blang Bintang, Aceh Besar kemarin siang. Joko menyebutkan, Syaugi meninggalkan seorang istri Talitha Rahma Syaugi serta seorang putri Zenia Syagita Ramadhani yang masih balita.
“Atas nama pribadi dan keluarga besar Kodam Iskandar Muda, kami menyampaikan belasungkawa sedalam-dalamnya. Semoga Almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa, dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan serta kekuatan,” ujar Joko.
