Korban Bencana di Sumut Ditargetkan Masuk Huntara-Sebagian Huntap Sebelum Puasa

Posted on

Kepala BNPB Suharyanto menyampaikan ada 5.951 hunian tetap (Huntap) dan 1.049 hunian sementara (Huntara) untuk korban banjir bandang-longsor di Sumut. Ditargetkan seluruh warga sudah bisa masuk ke Huntara sebelum puasa dan sebagian sudah bisa masuk Huntap.

Kepala BNPB Suharyanto mengatakan jika ada 3 kabupaten yang mengajukan hunian sementara (Huntara) di Sumut. Yakni Kabupaten Tapanuli Utara, Tapanuli Selatan, dan Kabupaten Tapanuli Tengah.

“Per hari ini untuk di wilayah Sumatera Utara hanya 3 kabupaten yang mengajukan pembangunan Huntara, yaitu Tapanuli Utara ada 40 unit, Tapanuli Tengah 209 unit, Tapanuli Selatan ada 800 unit, sementara kabupaten/kota lainnya tidak mengajukan Huntara sehingga masyarakat yang rusak berat ini mendapat dana pengungsian,” kata Suharyanto saat rapat koordinasi di Kantor Gubernur Sumatera Utara, Senin (12/1/2026).

Untuk Huntara, bakal dibangun di 7 kabupaten/kota dengan jumlah 5.951 unit. Ditargetkan bakal rampung sebelum puasa tahun ini.

“Sementara per hari ini hunian tetap yang akan dibangun di seluruh Sumatera Utara ada 5.951 unit, rata-rata sudah berjalan mungkin sekitar 20 persen, target di akhir Januari atau sebelum puasa ini masyarakat sudah masuk hunian sementara dan sebagian hunian tetap, ada di 7 kabupaten/kota,” ujarnya.

Suharyanto menjelaskan Huntap ini ada dua opsi, yakni relokasi terpusat dan mandiri. Bagi relokasi mandiri, warga bisa menunjukkan lahannya dan rumahnya bakal dibangun oleh BNPB.

“Kemudian ada masyarakat yang tidak mau ke titik itu, minta relokasi mandiri diperbolehkan, masyarakat menunjuk tanahnya nanti yang bangun adalah BNPB,” tuturnya.

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menjelaskan sejumlah skema bantuan. Mulai dari kompensasi untuk rumah rusak ringan, sedang, dan berat.

Selain itu, ada juga bantuan pembiayaan isi rumah atau perabotan dari Kementerian Sosial sebesar Rp 3 juta per keluarga dan bantuan untuk ekonomi Rp 5 juta per keluarga yang tinggal di Huntara.