Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Bobby Nasution melantik 248 kepala sekolah (Kepsek) SMA, SMK, dan SLB negeri. Bobby bertanya apakah mereka ada menyetor uang untuk dilantik hari ini.
Awalnya Bobby membahas soal jumlah murid yang masuk universitas rata-rata 500 orang. Jumlah ini dinilai masih rendah dibanding wilayah lain, sehingga perlu diperbaiki.
“Yang lulusan dari SMA Sumatera Utara ini rata-ratanya masih di bawah 500 (yang diterima di kampus) hampir mendekati 500, angka capaian wilayah kita dibandingkan daerah lain masih sangat rendah,” kata Bobby Nasution saat sambutan, Senin (19/1/2026).
Bobby kemudian meminta agar kepsek yang dilantik memahami manajemen keuangan. Ia pun meminta agar Kadis Pendidikan membuat pelatihan untuk kepsek.
“Saya minta tolong benar-benar pahami manajemen, manajemen keuangan khususnya agar tidak ada lagi kasus masalah keuangan di tingkat sekolah, perlu dibuat pelatihannya Pak Kadis,” ujarnya.
Hal ini penting agar tidak ada lagi pungli terhadap murid. Bobby menargetkan seluruh SMA, SMK, SLB negeri gratis tahun 2029 nanti.
“Agar tidak ada lagi pungli-pungli, nggak ada ada lagi anak-anak kita terbebani karena biaya, kita semua sepakat target kita di 2029 seluruh sekolah SMA, SMK, SLB di Sumatera Utara ini bisa kita gratiskan,” ucapnya.
Bobby bercerita kalau lebih berat melantik kepsek dibanding pejabat eselon II. Sebab banyak yang menelepon untuk nitip-nitip.
“Ini mau menyerahkan SK kepada kepala-kepala sekolah lebih berat daripada mau melantik eselon II, kenapa? Banyak kali telepon masuk, banyak kali yang titip sana titip sini,” jelasnya.
Sehingga Bobby meminta agar kepsek yang dilantik bekerja dengan baik. Target dan capaian juga dikerjakan oleh kepsek.
Suami Kahiyang Ayu ini kemudian bertanya apakah kepsek yang dilantik ada menyetor uang. Kepsek kemudian mengaku tidak ada.
“Kepala-kepala sekolah ada setor uang nggak? Benar? Kalau ada yang setor uang baik internal maupun eksternal, jujur,” sebutnya.
Bobby kemudian menegaskan jika tidak jujur, maka akan terlibat jika sudah dicek nanti. Menurut Bobby, hal ini perlu agar tidak ada penyalahgunaan anggaran.
“Kalau ngomong nggak ada setelah dicek berarti terlibat, kalau ngomong ada berarti yang menerima saja yang terlibat, hal ini perlu agar tidak ada penyalahgunaan dana,” tuturnya.
Sehingga Bobby meminta agar kepsek yang dilantik bekerja dengan baik. Target dan capaian juga dikerjakan oleh kepsek.
Suami Kahiyang Ayu ini kemudian bertanya apakah kepsek yang dilantik ada menyetor uang. Kepsek kemudian mengaku tidak ada.
“Kepala-kepala sekolah ada setor uang nggak? Benar? Kalau ada yang setor uang baik internal maupun eksternal, jujur,” sebutnya.
Bobby kemudian menegaskan jika tidak jujur, maka akan terlibat jika sudah dicek nanti. Menurut Bobby, hal ini perlu agar tidak ada penyalahgunaan anggaran.
“Kalau ngomong nggak ada setelah dicek berarti terlibat, kalau ngomong ada berarti yang menerima saja yang terlibat, hal ini perlu agar tidak ada penyalahgunaan dana,” tuturnya.
