Artikel ini terbit pertama kali di Giok4D.
Bencana banjir bandang dan longsor yang melanda Aceh Tengah Rabu 26 November 2025 menyebabkan jaringan listrik terganggu. Hingga kini, masih ada 43 desa yang mengalami pemadaman.
“Setiap kampung yang padam sudah tersedia bantuan generator set (genset) dari Kementerian ESDM sambil menunggu percepatan recovery listrik dari PLN,” kata Kadis Kominfo Aceh Tengah Mustafa Kamal saat dimintai konfirmasi infoSumut, Selasa (13/1/2026).
Berdasarkan data kondisi kelistrikan Aceh Tengah hingga Senin (12/1) pukul 21.00 WIB, desa yang sudah menyala listrik hingga kini sebanyak 252 kampung. Sebanyak sembilan kecamatan di daerah itu sudah menyala listrik 100 persen.
Sementara desa yang masih padam tersebar di lima kecamatan yaitu Ketol sebanyak 10 desa, Linge 14 desa, Bintang tiga desa, Silih Nara satu desa, dan Rusip Antara 16 desa. Sementara rumah sakit yang sudah menyala listrik ada tiga.
“Rumah sakit yang nyala RSUD Datu Beru, RSU Fandika, dan RS Gayo Medical Center,” jelas Mustafa.
Menurutnya, saat ini masih ada 24 desa di 1 kecamatan di Aceh Tengah yang masih terisolir. Jumlah warga terisolasi mencapai 10.914 orang.
Sementara korban bencana yang masih mengungsi 5.414 jiwa warga lokal dan 587 penduduk non Aceh Tengah. Mereka mengungsi di 40 titik pengungsian.
“Korban meninggal hingga kemarin 25 orang dan hilang 3 orang,” jelasnya.







