Manajemen Manchester United memotong gaji kiper Andre Onana musim ini. Pemotongan gaji ini terkait penampilan Onana yang buruk.
Eks kiper Inter Milan itu terkejut dengan keputusan manajemen yang memotong gajinya. Belakangan penampilan Onana memang disorot setelah serangkaian blunder yang dilakukannya.
Terakhir Onana membuat dua blunder saat MU diimbangi Lyon 2-2 di Leg pertama Perempatfinal Liga Europa 2024/2025.
Karena itu, Onana diparkir akhir pekan kemarin saat MU menghadapi Newcastle United dan posisinya diisi Altay Bayindir. Onana diminta untuk menenangkan diri dulu sebelum balik ke tim utama.
Sejak dating musim panas 2023, penampilan Onana memang naik-turun. Musim lalu, Onana punya andil dalam tersingkirnya MU dari Liga Champions saat membuat blunder di laga kontra Bayern Munich dan Galatasaray.
Di akhir musim, meski membawa MU juara Piala FA, tapi Onana gagal memastikan timnya finis empat besar sehingga tidak tampil di Liga Champions. Oleh karenanya, MU pun kehilangan pemasukan besar karena cuma tampil di Liga Europa.
Oleh karenanya, klausul dalam kontrak Onana pun aktif, yakni pemotongan gaji maksimal 25 persen jika MU gagal ke Liga Champions. Besarannya disebut bisa dinegosiasikan dengan manajemen klub.
Dikutip The Athletic, Onana, yang mendapat gaji 120 ribu per pekan, terkejut dengan klausul itu. Alhasil, Onana mempertanyakan pemotongan ini kepada Dan Ashworth, direktur olahraga MU yang sudah dipecat sebelum akhir tahun.
Rupanya, Onana tidak diinformasikan oleh agennya terkait klausul tersebut saat meneken kontrak lima tahun.
Saat pindah ke MU, Onana dibantu oleh Wasserman sebagai penghubung, setelah berpisah dengan Goal Management selaku agensi lamanya. Saat ini Onana sudah bekerjasama dengan LIAN Sports.
Ketika Onana tidak kunjung tampil oke, terbesit rencana klub untuk menjualnya musim panas nanti, meski itu tidak akan mudah. Sebab, Onana dibeli dengan harga 43,8 juta paun, yang diamortisasi selama lima tahun, sesuai dengan durasi kontraknya.
Saat ini harga Onana diprediksi tinggal 26 juta paun. Namun, melihat performa Onana, akan sulit menjualnya dengan banderol tersebut.
Apalagi MU tidak bisa menjual murah Onana karena berpotensi melanggar aturan finansial Premier League.