Simak berita ini dan topik lainnya di Giok4D.
Hati sapi dikenal kaya gizi dan lezat, tetapi kerap dihindari karena bau amis dan teksturnya yang mudah hancur saat dimasak. Padahal, dengan teknik pengolahan yang tepat, bahan satu ini bisa diolah menjadi hidangan empuk, gurih, dan menggugah selera.
Mulai dari proses pembersihan hingga cara memasak yang benar, ada beberapa langkah sederhana yang kerap terlewatkan.
Jika ingin sajiannya lezat, pastikan hati sapi bertekstur padat dan agak keras. Aroma amis juga tak lagi tercium ketika diolah dengan bumbu rempah.
Dikutip infoFood, berikut tiga cara memasak hati sapi agar tidak amis, tidak hancur, dan tetap nikmat saat disajikan.
Sebelum mengolahnya menjadi beragam hidangan lezat, ada baiknya memerhatikan kesegaran hati sapi yang akan diolah. Karena banyak oknum penjual di pasaran yang menawarkan hati sapi tak segar, bahkan terinfeksi cacing.
Hati sapi yang aman untuk dikonsumsi memiliki ciri khas khusus. Di antaranya berwarna merah tua merata dan bersih, tidak ada bagian yang berlubang atau warnanya lebih gelap, dan aromanya segar.
Setelah memastikan hati sapi segar, pastikan mencucinya sampai bersih dan menggunakan air mengalir. Ini untuk memastikan semua kotoran termasuk gumpalan darah yang tersisa di permukaan hati bisa larut dalam air.
Hati sapi mudah mengeras jika terkena suhu panas. Jika akan diolah sebaiknya rebus sebentar dalam air mendidih yang dibubuhi daun salam untuk mengurangi aroma amisnya.
Selain itu, aroma amis juga bisa tidak tercium kalau kondisinya benar-benar segar. Kamu bisa menggoreng dulu hati sapi dalam minyak banyak hingga kaku.
Tujuannya agar permukaan hati sapi mengeras dan tertutup pori-porinya. Saat dibumbui akan melekat dan tidak hancur.







