Mendagri Sebut Perbaikan Listrik di Aceh Selesai Akhir Pekan Depan

Posted on

Mendagri Tito Karnavian meninjau sejumlah lokasi terdampak banjir di Pidie dan Pidie Jaya. Tito menyebutkan, kendala utama saat ini adalah pasokan listrik.

Tito menyebutkan, saat ini di Aceh dibutuhkan pembangunan tower pengganti pasca sejumlah tower transmisi 150 kV tumbang akibat banjir. Material tower sudah dibawa dari Jakarta dan kemudian diangkut ke lokasi menggunakan helikopter.

Namun proses pengangkutan membutuhkan waktu sekitar lima hari. Sekali jalan, heli mampu mengangkut 6 ton material.

“Totalnya 30 ton jadi perlu waktu 5 hari untuk mengangkut, enam ton perhari. Lima hari terus tambah dua hari perbaikan jadi diperkirakan tujuh hari insyaAllah hari Sabtu nanti listrik akan jalan. Kalau listrik jalan komunikasi akan lebih mudah,” kata Mendagri kepada wartawan di Pidie Jaya, Sabtu (29/11/2025).

Menurutnya, listrik di Aceh saat ini mengalami gangguan karena ada tower yang rusak. Ada sejumlah daerah terdampak gangguan listrik tersebut.

“Yang di Banda Aceh sementara di-support hanya dari Nagan Raya, jadi nggak maksimal karena biasanya di-support dari Arun dan Nagan Raya,” jelas Tito.

Tito mengaku prihatin dengan bencana yang melanda beberapa daerah di Aceh. Menurutnya, ada beberapa titik tertentu terdampak.

“Hari ini kami juga memberikan dukungan, bantuan, selain dari Kemendagri, pemerintah provinsi dalam bentuk pangan, pakaian dan lain-lain,” ujar Tito.