Indonesia adalah negara dengan masyarakat yang bersifat heterogen, sehingga Indonesia memiliki ratusan hingga ribuan suku. Setiap suku memilki tradisi, kebudayaan, dan adat istiadat yang berbeda-beda dan menjadi ciri khas suku tersebut, seperti halnya Karo.
Suku Karo adalah salah satu suku yang mendiami dataran tinggi di Sumatera Utara atau sering juga disebut Tanah Karo. Suku Karo memilki banyak sekali kebudayaan seperti makanan tradisional, tarian tradisional, bahasa daerah, dan tradisi adat yang masih dilestarikan hingga saat ini, salah satu tradisi unik dari Suku Karo adalah nengget.
Nengget/nenggeti berasal dari bahasa daerah Karo yang berarti kaget atau mengkagetkan. Seperti namanya, nengget adalah upacara adat Karo berupa memberi kejutan kepada keluarga dengan tujuan dan harapan tertentu, biasanya dilakukan kepada pasangan yang sudah lama menikah namun belum mempunyai keturunan dan juga anak yang dinilai sudah cukup secara umur tapi tak kunjung menikah.
Upacara adat nenggeti dilakukan dengan rahasia tanpa sepengetahuan dari pasangan ataupun anak yang menjadi target dari tradisi ini, sehingga akan menimbulkan efek terkejut seperti nama dari tradisi ini.
Masyarakat Karo meyakini melalui tradisi nengget segala harapan dan keinginan yang belum terwujud dapat segera terkabul, seperti untuk segera mendapatkan keturunan dan segera mendapatkan jodoh.
Tradisi nenggeti dipercaya dapat membangkitkan semangat hidup dan mengusir roh-roh jahat yang menghalangi terwujudnya keinginan. Sehingga setelah upacara adat ini dilakukan, masyarakat Suku Karo yakin hal baik akan segera menghampiri.
Orang-orang yang melakukan tradisi nengget adalah ‘turangku’ dari pasangan yang menjadi target tradisi nengget. Di dalam Suku Karo, ‘turangku’ adalah hubungan kekeluargaan dimana sehari-hari mereka tidak diperbolehkan untuk berinteraksi sedikitpun atau disebut dengan istilah ‘rebu’. Namun, di tradisi nengget ini aturan rebu diperbolehkan untuk dilanggar dengan sengaja.
Cara nenggeti pun bermacam-macam, ada yang menggunakan cara disiram air, di kelilingi beramai-ramai saat menari, hingga diganggu pada saat makan, dan cara lainnya yang bertujuan untuk membuat target dari tradisi ini terkejut dan target dari tradisi ini tidak boleh marah ataupun melawan.
Tradisi nenggeti ini merupakan salah satu kebudayaan kuno dari Suku Karo yang saat ini sudah jarang dijumpai karena perkembangan zaman dan sistem kepercayaan, meskipun begitu beberapa daerah di Tanah Karo masih melestarikan upacara adat ini
Artikel ini ditulis oleh Eme Arapenta Tarigan, Peserta Program Maganghub Kemnaker di infocom
Apa Itu Nengget?
Makna Filosofis
Proses Nengget
Orang-orang yang melakukan tradisi nengget adalah ‘turangku’ dari pasangan yang menjadi target tradisi nengget. Di dalam Suku Karo, ‘turangku’ adalah hubungan kekeluargaan dimana sehari-hari mereka tidak diperbolehkan untuk berinteraksi sedikitpun atau disebut dengan istilah ‘rebu’. Namun, di tradisi nengget ini aturan rebu diperbolehkan untuk dilanggar dengan sengaja.
Cara nenggeti pun bermacam-macam, ada yang menggunakan cara disiram air, di kelilingi beramai-ramai saat menari, hingga diganggu pada saat makan, dan cara lainnya yang bertujuan untuk membuat target dari tradisi ini terkejut dan target dari tradisi ini tidak boleh marah ataupun melawan.
Tradisi nenggeti ini merupakan salah satu kebudayaan kuno dari Suku Karo yang saat ini sudah jarang dijumpai karena perkembangan zaman dan sistem kepercayaan, meskipun begitu beberapa daerah di Tanah Karo masih melestarikan upacara adat ini
Artikel ini ditulis oleh Eme Arapenta Tarigan, Peserta Program Maganghub Kemnaker di infocom
