Pasangan di Batam Ditemukan Tewas dalam Kamar Kos, Begini Kondisinya

Posted on

Sepasang pria dan wanita ditemukan meninggal di dalam sebuah kamar kos di kawasan pemukiman Kavling Sei Tering, Melcem, Batu Ampar, Batam. Pemuan itu berawal dari kecurigaan warga yang tidak mendengarkan suara keduanya sejak kemarin.

“Tadi laporan pas magrib sekitar pukul 18.00 WIB ke saya, saya langsung ke lokasi,” kata Ketua RW 13 Kelurahan Melcem, Warjiin, Kamis (28/8/2025).

Warijin menjelaskan kronologi penemuan bermula dari kecurigaan tetangga kos. “Awalnya karena tetangga curiga. Kedua korban ini kenapa tidak bersuara sejak kemarin. Akhirnya dia lapor ke pemilik kos,” ujarnya.

Dari laporan pemilik kos ke perangkat RT dan RW, mereka bersama-sama membuka kamar korban. Kemudian hal tersebut dilaporkan ke pihak kepolisian.

“Pas kita buka, kedua korban sudah dalam kondisi meninggal. Kemudian dilaporkan ke polisi,” ujarnya.

Warijin mengungkapkan, saat kamar kos dibuka, korban berjenis kelamin perempuan ditemukan di atas tempat tidur, sedangkan yang laki-laki ditemukan tergantung di kamar mandi.

“Yang wanita ditemukan di atas kasur dengan ditutupi selimut, yang laki-laki ditemukan tergantung di kamar mandi,” ujarnya.

Disinggung soal status kedua korban, ketua RW mengatakan keduanya mengaku sebagai pasangan suami-istri kepada pemilik kos. Keduanya diketahui belum lama menempati kamar kos tersebut.

“Pengakuan mereka ke pemilik kos mereka itu suami istri. Tapi mereka belum dapat menunjukkan surat nikah, sampai saat ini hanya berupa KK saja. Keduanya juga baru masuk kalau tidak salah tanggal 6 Agustus,” ujarnya.

Kasat Reskrim Polresta Barelang, Kompol Debby Tri Andrestian, mengatakan kematian sepasang laki-laki dan perempuan itu masih dalam penyelidikan pihaknya.

“Ini masih dalam penyelidikan. Nanti perkembangan penyelidikan akan kami informasikan kembali,” ujarnya.

Disinggung soal identitas kedua korban, Debby belum menjelaskan hal itu. Namun, ia menyebutkan kedua korban berasal dari Medan dan Palembang.

“Identitas korban ini asal dari Medan dan Palembang,” ujarnya.

Lebih lanjut ditanya soal status hubungan kedua korban, Debby menyatakan masih didalami. Ia juga membenarkan korban laki-laki ditemukan dalam kondisi tergantung.

“(Korban laki-laki gantung diri) kira-kira demikian, nanti perkembangan penyelidikan akan kami sampaikan,” ujarnya.

Mayat Pasangan Warga Baru

Disinggung soal status kedua korban, ketua RW mengatakan keduanya mengaku sebagai pasangan suami-istri kepada pemilik kos. Keduanya diketahui belum lama menempati kamar kos tersebut.

“Pengakuan mereka ke pemilik kos mereka itu suami istri. Tapi mereka belum dapat menunjukkan surat nikah, sampai saat ini hanya berupa KK saja. Keduanya juga baru masuk kalau tidak salah tanggal 6 Agustus,” ujarnya.

Kasat Reskrim Polresta Barelang, Kompol Debby Tri Andrestian, mengatakan kematian sepasang laki-laki dan perempuan itu masih dalam penyelidikan pihaknya.

“Ini masih dalam penyelidikan. Nanti perkembangan penyelidikan akan kami informasikan kembali,” ujarnya.

Disinggung soal identitas kedua korban, Debby belum menjelaskan hal itu. Namun, ia menyebutkan kedua korban berasal dari Medan dan Palembang.

“Identitas korban ini asal dari Medan dan Palembang,” ujarnya.

Lebih lanjut ditanya soal status hubungan kedua korban, Debby menyatakan masih didalami. Ia juga membenarkan korban laki-laki ditemukan dalam kondisi tergantung.

“(Korban laki-laki gantung diri) kira-kira demikian, nanti perkembangan penyelidikan akan kami sampaikan,” ujarnya.

Mayat Pasangan Warga Baru