Tangis haru tak lagi bisa dibendung sejumlah korban banjir di Tapanuli Tengah (Tapteng), Sumatera Utara (Sumut), saat melihat wajah keluarganya. Sebelumnya korban bencana alam di Tapteng tak bisa berkomunikasi dengan keluarga usai jaringan telekomunikasi terputus.
Salah satu video yang menunjukkan sejumlah masyarakat menangis haru karena bisa berkomunikasi dengan keluarganya, viral di media sosial. Berdasarkan video yang dilihat infoSumut, Minggu (30/11/2025), tampak seorang wanita berhijab berada di salah satu tenda.
Di sekelilingnya ramai orang, ada petugas kepolisian dan TNI. Tepat di sebelahnya ada Kapolres Tapteng AKBP Wahyu Endrajaya.
Sambil menggendong anaknya yang masih bayi, dia memegang handphone bervideo call dengan keluarganya. Tangisan tak lagi bisa dibendungnya. Wajah keluarga yang beberapa hari terakhir tak bisa dilihatnya kini sudah bisa dipandanginya lagi.
Tak hanya wanita berjilbab itu, beberapa warga lainnya yang berada di tenda yang juga tak kuasa menahan tangis saat bertelepon dengan keluarganya.
Beberapa di antaranya tengah mengantre untuk bisa bergantian menghubungi keluarganya. Handphone yang digunakan para korban banjir itu merupakan hp pihak kepolisian yang memang sengaja diberikan agar para pengungsi bisa menghubungi keluarganya.
Dalam unggahan Polres Tapteng di Instagram, kejadian di video viral itu terjadi di GOR Pandan, tempat pengungsian korban bencana, Jumat (28/11). Saat itu, Polres Tapteng membuka layanan hotline darurat starlink untuk memfasilitasi masyarakat yang ingin menghubungi keluarganya di tengah jaringan telekomunikasi yang terputus.
“Polres Tapanuli Tengah berikan layanan hotline darurat starlink kepada warga pengungsi bencana alam di Tapanuli Tengah, kegiatan digelar di GOR Pandan,” demikian narasi unggahan itu.
Warga yang mendapatkan layanan itu mengaku bersyukur karena bisa menghubungi keluarganya setelah berhari-hari tak bisa memberikan kabar.
Dalam unggahan Polres Tapteng di Instagram, kejadian di video viral itu terjadi di GOR Pandan, tempat pengungsian korban bencana, Jumat (28/11). Saat itu, Polres Tapteng membuka layanan hotline darurat starlink untuk memfasilitasi masyarakat yang ingin menghubungi keluarganya di tengah jaringan telekomunikasi yang terputus.
“Polres Tapanuli Tengah berikan layanan hotline darurat starlink kepada warga pengungsi bencana alam di Tapanuli Tengah, kegiatan digelar di GOR Pandan,” demikian narasi unggahan itu.
Warga yang mendapatkan layanan itu mengaku bersyukur karena bisa menghubungi keluarganya setelah berhari-hari tak bisa memberikan kabar.







