Pedagang Bazar Kaget Pesta Rakyat HUT ke-80 RI di Batam Batal Digelar

Posted on

Pembatalan Pesta Rakyat HUT ke-80 RI tingkat Kota Batam yang rencananya digelar pada malam ini membuat sejumlah pedagang bazar kaget dan kecewa. Mereka meminta adanya kompensasi dari Pemerintah Kota Batam.

Salah satu pedagang bazar, Muhammad Lutfi, mengaku baru mengetahui pembatalan tersebut di lokasi. Ia mengaku terkejut karena tidak ada pemberitahuan resmi sebelumnya.

“Belum tahu adanya pembatalan, saya juga kaget,” ujar pedagang Tahu Sumedang itu di Alun-alun Engku Putri, Sabtu (30/8/2025).

Lutfi mengaku, dirinya sudah menyiapkan berbagai bahan baku sejak jauh-jauh hari untuk berjualan di acara tersebut. Namun, pembatalan mendadak membuatnya rugi, karena sebagian besar bahan tidak bisa disimpan lama.

“Menurut saya ini mengecewakan, karena bahan yang sudah dibeli bukan bahan yang bisa disimpan lama. Belum ada pemberitahuan resmi. Ada grup (pedagang), tapi tidak ada info lebih lanjut,” ujarnya.

Lutfi menyebut seharusnya Sabtu malam menjadi puncak keramaian, setelah sejak Jumat dirinya sudah mulai berjualan. Modal yang dikeluarkan untuk berpartisipasi di bazar tersebut, kata Lutfi, mencapai sekitar Rp10 juta, tidak termasuk biaya sewa tempat.

“Harapan kami, kalau acara dibatalkan, panitia atau pemerintah bisa memberi kompensasi. Minimal ada kegiatan lain yang bisa mengarahkan masyarakat tetap datang ke lokasi. Kami pedagang sudah keluar modal besar,” ujarnya.

“Mudah-mudahan ada solusi konkrit biar kami tidak rugi,” tambahnya.