Penangkaran Asam Kumbang di Jalan Bunga Raya II, Asam Kumbang, Medan, ramai dikunjungi wisatawan lokal saat libur Tahun Baru 2026. Sejak pagi, lokasi ini sudah dipadati pengunjung dari berbagai daerah yang datang bersama keluarga.
Syahputra, pengunjung asal Kabupaten Langkat, mengaku senang berlibur ke penangkaran buaya Asam Kumbang. Menurutnya, lokasi ini cocok untuk wisata keluarga karena ramah anak.
“Enak di sini, bisa ajak keluarga dan ramah anak. Lokasinya juga luas, jadi anak-anak bisa bermain,” kata Syahputra kepada infoSumut, Kamis (1/1/2026).
Ia menyebut, penangkaran buaya Asam Kumbang kini telah diperbarui dengan berbagai fasilitas. Mulai dari tempat duduk di sejumlah titik hingga area yang memungkinkan pengunjung menggelar tikar bersama keluarga.
“Banyak tempat istirahat, bisa duduk di mana saja, bahkan bisa menggelar tikar,” ujarnya.
Hal senada disampaikan Lia, pengunjung asal Kota Medan. Ia mengatakan, sejak direnovasi, penangkaran buaya Asam Kumbang menjadi lebih tertata dan nyaman untuk dikunjungi bersama keluarga.
“Sekarang lebih ramah anak dan cocok untuk liburan keluarga. Banyak juga spot foto,” ucapnya.
Lia menuturkan, sebelum direnovasi, kondisi lokasi wisata tersebut terbilang memprihatinkan. “Dulu kumuh dan tidak tertata, kurang layak untuk wisata keluarga,” katanya.
Selain buaya, pengunjung juga dapat melihat berbagai jenis satwa lain di lokasi tersebut.
“Bukan cuma buaya, ada juga kura-kura, monyet, kelinci, dan hewan lainnya,” ujarnya.
Meski demikian, ia mengimbau para pengunjung untuk tetap menjaga kebersihan selama berada di area wisata. “Jaga kebersihan bersama supaya tempatnya tetap bersih dan hewannya sehat,” harapnya.
Diketahui, Penangkaran Buaya Asam Kumbang Medan, adalah penangkaran buaya terbesar di Indonesia. Luas tempat ini berkisar 2 hektare yang menampung ribuan buaya dari berbagai usia, mulai dari anakan hingga dewasa.
Didirikan sejak 1959, lokasi ini menjadi daya tarik wisata edukasi tentang konservasi reptil. Objek Wisata Buaya Asam Kumbang ini menawarkan pengalaman unik dengan buaya dan lingkungan sekitarnya. Pengunjung dapat melihat langsung habitat buaya dan melakukan interaksi dengan mereka seperti memberi makan dan juga berfoto.
Meski demikian, ia mengimbau para pengunjung untuk tetap menjaga kebersihan selama berada di area wisata. “Jaga kebersihan bersama supaya tempatnya tetap bersih dan hewannya sehat,” harapnya.
Diketahui, Penangkaran Buaya Asam Kumbang Medan, adalah penangkaran buaya terbesar di Indonesia. Luas tempat ini berkisar 2 hektare yang menampung ribuan buaya dari berbagai usia, mulai dari anakan hingga dewasa.
Didirikan sejak 1959, lokasi ini menjadi daya tarik wisata edukasi tentang konservasi reptil. Objek Wisata Buaya Asam Kumbang ini menawarkan pengalaman unik dengan buaya dan lingkungan sekitarnya. Pengunjung dapat melihat langsung habitat buaya dan melakukan interaksi dengan mereka seperti memberi makan dan juga berfoto.
