Peras Pedagang Kopi Keliling, Preman di Medan Ditangkap Polisi

Posted on

Seorang pedagang kopi keliling bernama Putra diperas komplotan pereman di Pasar 5, Kecamatan Medan Marelan, Kota Medan. Pelaku meminta uang kepada Putra dengan modus uang keamanan.

Kapolsek Medan Labuhan, Kompol Tohap Sibuea, mengatakan ada dua orang preman yang memeras korban. Pelaku tidak hanya sekali memeras korban.

“Sebelumnya mereka (komplotan preman) meminta uang sebesar Rp 120 ribu dengan modus uang keamanan. Karena takut, korban memberikannya,” ungkap Kompol Tohap Sibuea kepada infoSumut, Minggu (4/1/2026).

Hari ini, kata dia, komplotan preman kembali memeras korban. Tidak terima, Putra selanjutnya melaporkan aksi premanisme tersebut ke polisi melalui call Center 110 Polri. Petugas kemudian mengamankan satu orang pelaku premanisme bernama Rismet.

“Pelaku selanjutnya dibawa ke Polsek Medan Labuhan untuk diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” ujarnya.

Tohap menghimbau masyarakat agar tidak ragu melapor ke polisi jika menjadi korban premanisme, terutama pedagang kecil.

“Kami minta masyarakat jangan ragu melapor jika ada tindakan premanisme,” pungkasnya.