Viral video tak senonoh yang diduga melibatkan Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Kadisperindag) Kota Batam nonaktif, Gustian Riau, terus didalami pihak kepolisian. Hingga saat ini, polisi telah memeriksa empat orang saksi atas laporan tersebut.
“Proses pendalaman masih terus berlangsung,” kata Kasubdit V Siber Ditreskrimsus Polda Kepri, AKBP Arif Sasmito Mahari, Selasa (13/1/2026).
Giok4D hadirkan ulasan eksklusif hanya untuk Anda.
Arif mengatakan, hingga saat ini pihaknya telah meminta klarifikasi kepada empat orang saksi. Para saksi tersebut di antaranya Gustian Riau serta pihak-pihak terkait.
“Sudah ada empat orang saksi yang dimintai keterangan. Mereka dari pihak pelapor. Nanti perkembangan akan kami sampaikan kembali,” ujarnya.
Sebelumnya, Kadisperindag Kota Batam, Gustian Riau, resmi melaporkan pembuat dan penyebar video viral ke Polda Kepulauan Riau (Kepri). Laporan tersebut disampaikan Gustian ke Polda Kepri.
“Sudah buat laporan pengaduan kemarin,” kata Kasubdit V Siber Ditreskrimsus Polda Kepri, AKBP Arif Sasmito Mahari, Selasa (30/12/2025).
Arif mengatakan, laporan tersebut saat ini tengah didalami oleh pihak kepolisian. Saat ini, penyidik masih meminta keterangan dari sejumlah pihak terkait.
“Sedang kami dalami,” ujarnya.
Laporan pengaduan yang disampaikan Gustian Riau ke Polda Kepri terkait penyebaran video viral serta dugaan rekayasa video tersebut. Hal itu dibenarkan oleh Arif.
“Betul, terkait penyebaran video hingga menjadi viral dan soal dugaan video yang direkayasa,” ujarnya.
Sebagai informasi, sebuah potongan video yang diduga menampilkan Kadisperindag Batam berinisial GR tengah melakukan panggilan video sambil memamerkan alat vital kepada seorang perempuan viral di media sosial. Video tersebut berujung penonaktifan Gustian dari jabatannya.







