PSMS Medan meraih poin penuh saat menjamu Adhayksa FC di pekan ke-15 Pegadaian Championship musim 2025-2026. PSMS menang tipis 1-0.
Bermain di Stadion Utama Sumatera Utara, PSMS yang kini ditangani juru taktik baru, Eko Purdjianto yang menggantikan Kas Hartadi, menekan sejak awal laga.
Mengandalkan 5 pemain baru yang baru didatangkan pada bursa transfer pemain di awal Januari kemarin, permainan PSMS Medan terlihat lebih hidup di sisi sayap.
Terus menekan, PSMS akhirnya bisa menciptakan gol cepat pada menit ke-8 melalui, Ari Maring. Menerima umpan tarik matang dari Rudiyana, Maring sukses mencetak gol melalui tendangan terukur yang menembus sisi kanan gawang Adhyaksa FC yang dikawal, Jefri Wibowo.
Tersentak dengan gol cepat PSMS Medan, Adhyaksa FC memberikan respon dengan menggedor pertahanan anak-anak Medan dan nyaris membobol gawang Reky Rahayu yang sempat salah mengantisipasi umpang lambung pemain Adhyaksa.
Jual beli serangan terus terjadi disisa laga babak pertama, dan PSMS kembali nyaris membobol gawang Adhyaksa melalui sepakan jarak jauh Adlin Cahaya yang membuat Jefri Wibowo jatuh bangun mengamankan gawangnya.
Jelang penghujung laga babak pertama, nyaris terjadi tragedi saat pemain PSMS Medan, Sadam Hi Tenang bertabrakan dengan Galuh Aryanata. Tim medis langsung sigap turun ke lapangan bahkan ambulance yang disiagakan juga sempat masuk ke lapangan. Beruntung tidak ada cedera serius yang dialami kedua pemain.
Memasuki babak kedua, Adhyaksa FC yang tertinggal satu gol langsung mengambil inisiatif dengan mengurung pertahanan PSMS Medan. Lini tengah Adhyaksa yang dikoordinir Makan Konate berkali-kali menyulitkan lini pertahanan PSMS Medan. Beruntung Reky Rahayu yang sempat melakukan blunder di babak pertama, bermain cemerlang di babak kedua.
Tensi permaian sendiri sempat memanas di beberapa waktu, saat para pemain kedua tim sempat bersitegang di lapangan. Namun hal tersebut tidak membesar dan dapat diredakan wasit dan staf ofisial kedua tim.
Coba keluar dari tekanan, PSMS lantas melakukan pergantian pemain dengan memasukkan Rifal Lastori untuk menambah daya gedor, namun hal ini sendiri tidak begitu banyak membantu. Hingga wasit Yoko Suprianto meniupkan peluit tanda berakhir pertandingan, skor tetap bertahan 1-0 untuk kemenangan PSMS.
Seusai laga, Pelatih Adhyaksa, Ade Suhendra mengaku kecewa karena tim nya gagal meraih poin dalam lawatannya ke kandang PSMS Medan.
“Adaptasi kita di awal laga memang kurang baik, hingga akhirnya kecolongan gol cepat,” katanya.
Selain itu, Ade Suhendra juga memberikan apresiasi kepada PSMS Medan yang mampu memenangkan pertandingan meski di sepanjang laga babak kedua terus ditekan.
Sementara itu, Pelatih anyar PSMS Medan, Eko Purjianto kepada wartawan menjelaskan pihaknya bersyukur bisa mempersembahkan 3 poin di laga kontra Adhyaksa FC.
“Alhamdulillah, ini merupakan laga yang berat dikarenakan kita wajib menang untuk memangkas poin dengan peringkat diatas kita,” ujarnya.
Selain itu, Eko juga memberi apresiasi tinggi kepada para pemain yang mampu menerapkan skema yang dirancangnya meski baru 3 kali menjalani latihan bersama.
