Resep Lapek Sagan Khas Sumatera Barat, Simpel dan Penuh Filosofi

Posted on

Bagi pecinta kue tradisional khas Minangkabau, pasti sudah tidak asing dengan Lapek Sagan. Jajanan pasar yang satu ini menawarkan perpaduan rasa manis alami dari pisang dan gurihnya kelapa parut, dengan tekstur unik dari beras ketan.

Lapek Sagan merupakan salah satu olahan pisang yang sangat populer di Sumatera Barat. Kue basah ini sangat cocok disajikan sebagai teman minum teh di sore hari, hidangan saat kumpul keluarga, atau bahkan sebagai ide jualan snack box yang menarik karena tergolong jajanan jadul yang selalu dicari.

Sebelum masuk ke dapur untuk mempraktikkan resep Lapek Sagan yang simpel ini, mari kita simak sedikit cerita unik di balik namanya.

Melansir laman Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan, Lapek Sagan memiliki latar belakang sejarah dan filosofi yang menarik. Meskipun asal mulanya tidak dapat dipastikan secara pasti, berdasarkan tradisi lisan, Lapek Sagan diyakini telah menjadi bagian dari kuliner Pesisir Selatan selama beberapa generasi. Makanan ini kemungkinan besar lahir dari kreativitas masyarakat setempat dalam mengolah bahan-bahan lokal yang melimpah seperti beras ketan, kelapa, dan pisang menjadi kudapan yang lezat dan bergizi.

Hal paling unik dari Lapek Sagan adalah filosofi di balik penamaannya. Nama “Sagan” sendiri berasal dari kata bahasa Minang “sagan karajo” yang berarti “malas bekerja”.

Mengapa disebut demikian? Hal ini merujuk pada proses pembuatannya yang sangat sederhana dan tidak memerlukan banyak tenaga. Kesederhanaan ini bahkan terlihat dari cara membungkusnya; Lapek Sagan dibungkus dengan daun pisang hanya dengan dilipat, tanpa menggunakan lidi (semat) atau diikat dengan benang.

Filosofi ini menunjukkan bahwa karena prosesnya yang mudah, makanan ini dapat dibuat dan dinikmati oleh banyak orang. Lapek Sagan merupakan contoh nyata kekayaan kuliner Minangkabau hasil adaptasi dan inovasi masyarakat Pesisir Selatan yang patut dilestarikan.

Tertarik mencoba membuat kue yang “sagan karajo” ini? Berikut bahan-bahannya. Resep ini dibagikan melalui akun Youtube Dapur Dessy dan menggunakan pisang yang sudah benar-benar matang. Yuk, recook!

Proses pembuatan jajanan enak ini benar-benar mencerminkan namanya yang simpel. Kunci keberhasilannya ada pada perendaman beras ketan dan penggunaan pisang yang matang. Ikuti langkah-langkah berikut:

1. Persiapan Beras Ketan dan Daun

Dengan cara membuat lapek sagan yang sangat sederhana ini, infoers telah berhasil membuat salah satu warisan kuliner khas Minangkabau yang penuh makna. Selamat mencoba!

Asal Usul dan Filosofi Unik “Si Malas Bekerja”

Bahan-bahan Utama

Cara Membuat Lapek Sagan

2. Membuat Adonan

3. Membungkus dan Mengukus

4. Penyajian