Seorang balita di Medan Belawan, Kota Medan, Sumatera Utara menjadi korban peluru nyasar saat adanya tawuran yang terjadi di wilayah itu. Balita berinisial AS (4) itu tertembak di bagian matanya.
Peristiwa nahas itu terjadi pada Senin (5/1/2025) sekitar pukul 19.30 WIB. Korban dan ibunya saat peristiwa terjadi sedang menaiki becak di dekat lokasi tawuran.
“Kami pas lagi naik becak, waktu itu ada orang tawuran antar kampung,” kata ibu korban, Romanda Siregar (33), Selasa (6/1) kemarin.
Saat itu korban tiba-tiba menangis sambil memegang bagian matanya. Saat dilihat Romanda, ada darah yang keluar dari mata anaknya itu.
Karena kondisi itu, Romanda langsung membawa anaknya ke klinik terdekat. Pihak klinik yang melihat kondisi itu menyarankan Romanda untuk ke RSUD Pirngadi Medan.
“Dokter bilang peluru senapan angin, hasil CT scan (di RS Pirngadi),” pungkasnya.
Kepolisian yang menerima laporan tersebut langsung melakukan penyelidikan. Polisi mengaku sudah mengidentifikasi terduga pelaku penembakan.
“Laporannya sudah kami terima dan pelaku sudah teridentifikasi. Mohon doanya agar cepat tertangkap pelakunya,” kata Kasat Reskrim Polres Pelabuhan Belawan AKP Agus Purnomo.
Peristiwa tawuran yang terjadi itu disebut sejak sore hari. Sempat dibubarkan, namun para pelaku tawuran kembali melakukan aksinya pada malam hari.
“Setelah dibubarkan, pelaku melakukan aksi tawuran kembali pada malam harinya,” ungkapnya.







